Selasa, 23 November 2021 16:05

Berharap Kebutuhan Jagung Nasional Tercukupi dari Jeneponto, Presiden Jokowi: Tidak Usah Impor Lagi

Alief Sappewali
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Berharap Kebutuhan Jagung Nasional Tercukupi dari Jeneponto, Presiden Jokowi: Tidak Usah Impor Lagi

Presiden Jokowi berharap kekurangan stok jagung secara nasional bisa ditutupi dari Jeneponto.

RAKYATKU.COM -- Presiden Joko Widodo melakukan penanaman jagung di area pertanian di Kecamatan Kelara, Kabupaten Jeneponto, pada Selasa (23/11/2021).

Penanaman jagung varietas NASA 29 di areal seluas 1.000 hektare tersebut dilakukan bersama dengan para petani lainnya.

“Sore hari ini saya bersama dengan Pak Menko Perekonomian dengan Menteri Pertanian dan juga Gubernur Sulawesi Selatan, Pak Bupati Kabupaten Jeneponto dan para petani bersama-sama melakukan penanaman jagung di areal kabupaten ini sebesar 1.000 hektare,” ujar Presiden.

Baca Juga : Bareng Kapolri Lepas Gebyar Ekspor Rp14,4 Triliun, Mentan SYL Ajak Kapolres Tanam Jagung Minimal 100 Ha

Presiden berharap dengan makin banyak petani yang menanam jagung, kebutuhan jagung secara nasional dapat tercukupi.

Setiap hektare dari lahan pertanian tersebut diharapkan mampu menghasilkan jagung 6 sampai 7 ton dan Provinsi Sulawesi Selatan secara keseluruhan mampu memproduksi hingga 1,8 juta ton.

 

“Kekurangan stok jagung secara nasional dapat segera kita tutup dan tidak usah impor lagi,” lanjutnya.

Baca Juga : Mentan SYL Bangun Screen House Genjot Produksi Sayuran Tembus Pasar Modern dan Ekspor

Sponsored by MGID

Terkait harga jagung, Presiden menuturkan bahwa harga jagung saat ini di Kabupaten Jeneponto sangat baik dengan harga per kilogram sebesar Rp4.000.

Namun, Kepala Negara mengingatkan agar harga jagung tersebut tidak sampai memberatkan para peternak ayam dalam membeli pakan ternak.

Baca Juga : Mentan Ingin Produk Perkebunan Indonesia Kuasai Pasar Ekspor Dunia di 2022

“Ini memang dua hal yang memang harus bisa seimbang, petani juga diuntungkan tetapi para peternak yang juga harus diuntungkan. Inilah yang baru kita cari keseimbangannya kalau produksi secara nasional itu tercukupi,” tambahnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, plt Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman, dan Bupati Jeneponto Iksan Iskandar.

#kementan