Sabtu, 23 Oktober 2021 19:02

Sulsel Genjot Vaksinasi, 22 Sekolah dengan 1.500 Pelajar Divaksin di Jeneponto

Alief Sappewali
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Sulsel Genjot Vaksinasi, 22 Sekolah dengan 1.500 Pelajar Divaksin di Jeneponto

Para pelajar ini sebelumnya telah mendapatkan persetujuan dari orang tuanya untuk melakukan vaksinasi.

RAKYATKU.COM - Pemerintah Provinsi Sulsel terus menggenjot program vaksinasi masyarakat. Untuk mempercepat proses vaksinasi mobile vaccinator terus bergerak di sejumlah kabupaten/kota di Sulsel.

Seperti di Kabupaten Jeneponto, tim vaksinator Provinsi Sulawesi Selatan melakukan vaksinasi bagi pelajar tingkat SMA sederajat dengan melibatkan 22 sekolah. Ada tujuh titik lokasi vaksinasi dengan sasaran sebanyak 1.500 pelajar. Vaksinasi ini bekerja sama Dinas Kesehatan Sulsel dan Dinas Pendidikan Sulsel.

Adapun tujuh titik lokasi vaksinasi, yakni di SMKN 4 Jeneponto melibatkan pelajar dari SMKN 4 Jeneponto, SMKN 5 Jeneponto dan SMAN 13 Jeneponto; lokasi di SMAN 7 Jeneponto melibatkan pelajar dari SMAN 7 Jeneponto, SMAN 4 Jeneponto dan SMKS Harapan Nusantara; lokasi di SMAN 2 Jeneponto melibatkan pelajar dari SMAN 2 Jeneponto, SMKN 9 Jeneponto, SMKS Persada Tamalatea dan SMKS Persada Embo; lokasi di SMAN 10 Jeneponto melibatkan pelajar dari SMAN 10 Jeneponto, SMAN 12 Jeneponto, SMKN 6 Jeneponto, SMAS Al Bahrah dan SMAS PGRI Bontoramba; lokasi di SMAN 5 Jeneponto; lokasi di SMAN 6 Jeneponto melibatkan pelajar dari SMAN 6 Jeneponto, SMAN 8 Jeneponto dan SMKN 10 Jeneponto; lokasi di SMAN 14 Jeneponto melibatkan pelajar dari SMAN 14 Jeneponto, SMKN 2 Jeneponto, SMAS Sanur Loka dan SMAS Sanur Kapasa.

Baca Juga : Cegah Penyebaran COVID-19 Masa Nataru, Plt Gubernur Sulsel Kumpulkan Bupati/Wali Kota

Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VII Sulsel (Jeneponto-Takalar), Abdul Rahim menyebut hadirnya mobile vaccinator sangat membantu percepatan vaksinasi di daerah. Apalagi didukung dengan antusiasme pelajar untuk melakukan vaksinasi.

"Kami telah melaksanakan vaksinasi di tujuh titik dengan sasaran 1.500 pelajar SMA/sederajat di Kabupaten Jeneponto. Para pelajar ini sebelumnya telah mendapatkan persetujuan (izin) dari orang tuanya untuk melakukan vaksinasi," katanya, Sabtu (23/10/2021).

 

Saat ini, disebutkan masih ditemukan kendala-kendala dalam pemenuhan vaksinasi bagi pelajar berusia di atas 12 tahun.

Baca Juga : Hadiri Peringatan Hari Disabilitas Internasional, Naoemi Octarina: Kami akan Berikan Fasilitasi Lebih Luas

"Kami berharap adanya sosialisasi masif dari pemerintah kabupaten kepada orang tua siswa, pentingnya vaksinasi ini. Karena ada pelajar yang ingin vaksin, namun terkendala izin dari orang tua," tambahnya.

Sponsored by MGID

Olehnya itu, Rahim meminta pemerintah kabupaten setempat, khususnya kepala sekolah untuk mensosialisasikan pentingnya vaksinasi dan keamanannya kepada orang tua siswa. Sehingga, vaksinasi bisa kembali dilakukan dibantu oleh mobile vaccinator.

"Ada jadwal kembali tim mobile vaccinator dari provinsi untuk bisa melakukan vaksinasi lagi di sini. Target kami di Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VII Sulsel untuk wilayah Jeneponto dan Takalar, hingga Desember 2021, bisa mencapai cakupan 70 persen vaksinasi bagi pelajar," pungkasnya.

Baca Juga : Andi Sudirman Bagi-Bagi Dana Transfer Daerah 2022; Bone Terbesar, Palopo Terkecil

Sementara itu, plt Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman mengatakan program Vaksinasi yang terus digenjot oleh Pemerintah Provinsi Sulsel sebagai upaya untuk meningkatkan kekebalan kelompok.

"Hal ini sebagai salah satu langkah hulu dalam penanganan pandemi Covid-19, guna membangun herd immunity," kata Andi Sudirman.

 

Sponsored by advertnative
 
Penulis : Syukur
#vaksinasi covid-19 #Pemprov Sulsel