Sabtu, 11 September 2021 14:13

Puluhan Peserta Antusias Ikuti Pelatihan Literasi Berita AMSI Sulsel

Nur Hidayat Said
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Pemaparan materi dalam training literasi berita yang diselenggarakan secara daring oleh Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) Sulawesi Selatan, Sabtu (11/9/2021).
Pemaparan materi dalam training literasi berita yang diselenggarakan secara daring oleh Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) Sulawesi Selatan, Sabtu (11/9/2021).

Irene Jay Liu, News Lab Lead Google Asia Pacific (APAC), melalui video pengantar menyampaikan pentingnya keterlibatan semua pihak melawan mis-informasi.

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Sedikitnya 40 peserta antusias mengikuti pelatihan literasi berita yang diselenggarakan secara daring oleh Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) Sulawesi Selatan melalui dukungan Google News Initiative bersama Cek Fakta, Sabtu (11/9/2021).

Kegiatan yang digelar secara daring melalui google meet ini menghadirkan Managing Editor Kompas.com, Heru Margianto, bersama praktisi media dari Suara.com, Arsito Hidayatullah, sebagai mentor dalam pelatihan literasi berita ini. Berbagai latar belakang profesi hadir mengikuti kegiatan pelatihan ini.

Ketua AMSI Sulsel, Herwin Bahar, dalam sambutannya mengatakan, para peserta datang dari latar belakang mahasiswa, jurnalis, dosen, guru, dan juga praktisi media. "Kita harapkan melalui pelatihan ini, para peserta bisa mendapat bayangan tentang bagaimana menyikapi informasi yang banyak beredar. Termasuk bagaimana cara menangkal hoaks," kata Herwin.

Baca Juga : Road to IDC AMSI 2021 Digelar di 8 Wilayah, Makassar Angkat Tema Pemulihan Ekonomi Melalui Digitalisasi Pariwisata

Sementara itu, Irene Jay Liu, News Lab Lead Google Asia Pacific (APAC), melalui video pengantar menyampaikan pentingnya keterlibatan semua pihak melawan mis-informasi. Ia berharap pelatihan ini dapat membantu masyarakat mengidentifikasi informasi tersebut benar berdasarkan fakta atau hanya fiksi.

“Terlebih di era pandemi, jika kita tidak dapat membedakan antara informasi yang benar dan fiksi, itu bisa menjadi masalah hidup dan mati. Apalagi informasi tersebut adalah informasi penting yang akan menjadi pertimbangan untuk mengambil keputusan penting bagi keluarga yang mereka cintai,” ujarnya. (*)

#Literasi Berita #AMSI Sulsel