Senin, 06 September 2021 14:42

Kasus Kekerasan Anak di Gowa, Kabid Humas Polda Sulsel: 2 Orang Sudah Ditetapkan Tersangka

Nur Hidayat Said
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol E. Zulpan.
Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol E. Zulpan.

"Yang jelas update-nya hari ini, orang tua korban telah diobservasi ke RSJ Dadi Makassar untuk memeriksa kejiwaan, hasil masih ditunggu, sedangkan kakek dan paman korban telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di Mapolres Gowa," kata Kombes Pol E. Zulpan.

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol E. Zulpan, menyampaikan perkembangan penanganan kasus aksi kekerasan terhadap seorang anak berinisial AP (6).

AP mendapat kekerasan dari kedua orang tuanya HAS (43) dan TAU (47), serta pamannya US (44) dan kakeknya BA (70), yang terjadi di Lingkungan Lembang Panai, Kelurahan Gantarang, Kecamatan Tinggimoncong, Kabupaten Gowa, pada Rabu (1/9/2021).

Zulpan mengatakan aksi sadis itu mereka lakukan diduga karena pesugihan hingga dipengaruhi halusinasi.

Baca Juga : Kasus Dugaan Ayah Perkosa 3 Anak di Luwu Timur, Kapolda Sulsel Angkat Bicara

"Di dalam tubuh korban terdapat penyakit yang harus dikeluarkan dengan cara dicongkel pada bagian matanya," kata Zulpan, Senin (6/9/2021).

Zulpan menerangkan, kedua terduga pelaku yaitu orang tua korban HAS dan TAU telah diobservasi ke RS Dadi Makassar untuk memeriksa kejiwaan pada Jumat (3/9/2021).

 

"Dan sekarang masih menunggu hasil pemeriksaan kejiwaan dari RSJ Dadi," ungkap Zulpan .

Baca Juga : 14 Hari di Kejati Sulsel, Berkas Kasus Dugaan Korupsi RS Batua Dikembalikan ke Polda

Sementara pada hari Sabtu (4/9/ 2021), lanjut Zulpan, dua terduga pelaku lainnya di antaranya kakek korban BA (70) dan paman korban US (44) telah ditetapkan sebagai tersangka pascagelar perkara dan dilakukan penahanan di Mapolres Gowa.

Sponsored by MGID

"Yang jelas update-nya hari ini, orang tua korban telah diobservasi ke RSJ Dadi Makassar untuk memeriksa kejiwaan, hasil masih ditunggu, sedangkan kakek dan paman korban telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di Mapolres Gowa," terang Zulpan.

Zulpan juga mengatakan saat ini Korban AP masih dirawat di Rumah Sakit Syekh Yusuf Gowa dan mendapat pendampingan dari Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Gowa.

Baca Juga : Polda Sulsel Musnahkan 74,9 Kg Sabu-Sabu dan 38.604 Butir Ekstasi

"Dan saya juga sampaikan bahwa korban direncanakan akan dilakukan operasi mata bagian kanan," ucapnya.

Zulpan juga menerangkan langkah preventif pihak kepolisian yang akan berkoordinasi dengan MUI dan Kemenag, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta TNI Polri untuk memberikan penyuluhan agama agar kasus seperti ini tidak terulang lagi.

Atas perbuatannya para pelaku akan dipersangkakan Pasal 44 Ayat 2 Undang-Undang Nomor 23 tahun 2004 tentang Penghapusan KDRT Jo Pasal 55, 56 KUHP.

Baca Juga : Polda Sulsel Rencana Buat Aplikasi Pengaduan Tipikor, Plt Gubernur: Sistem Ini Kedepankan Preventif

Atau Pasal 80 (2) Jo Pasal 76 C Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman maksimal 10 tahun penjara.

Sponsored by advertnative
 
Penulis : Usman Pala
#kasus kekerasan anak #Polda Sulsel