Senin, 23 Agustus 2021 12:12

Pertama di Dunia, India Setujui Vaksin COVID-19 Berbasis DNA

Nur Hidayat Said
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Ilustrasi.
Ilustrasi.

Hasil sementara dari uji klinis tahap III, yang melibatkan lebih dari 28 ribu partisipan, vaksin ini menunjukkan efikasi utama 66,6 persen.

RAKYATKU.COM - Pemerintah India menyetujui penggunaan darurat vaksin COVID-19 berbasis DNA asli buatan negaranya. Ini adalah yang pertama di dunia, menurut pernyataan resmi Kementerian Sains dan Teknologi India.

Mereka menyebutkan bahwa perusahaan farmasi India Zydus Cadila mendapat persetujuan untuk vaksin ZyCoV-D yang dikembangkannya. Vaksin COVID-19 itu akan diberikan dalam tiga dosis.

Selain pada populasi orang dewasa, vaksin ZyCoV-D juga dapat diberikan pada kelompok remaja berusia 12--18 tahun. Vaksin ini menghasilkan protein virus SARS-CoV-2 yang melimpah dan memberikan respons imunitas, yang berperan penting sebagai pelindung serta pemberantas virus.

Baca Juga : Pemberian Setengah Dosis Vaksin COVID-19 Moderna untuk Booster Disetujui

"Teknologi plug-and-play yang menjadi dasar platform plasmid DNA dapat dengan mudah diselaraskan untuk menangani mutasi pada virus, seperti yang sudah terjadi," demikian pernyataan kementerian.

Kementerian itu menyebut bahwa vaksin ini dikembangkan melalui kemitraan dengan Departemen Bioteknologi pemerintah India. Hasil sementara dari uji klinis tahap III, yang melibatkan lebih dari 28 ribu partisipan, vaksin ini menunjukkan efikasi utama 66,6 persen.

 

Kementerian itu mengungkapkan, ZyCoV-D merupakan uji coba vaksin COVID-19 terbesar yang pernah ada di India. India kini memiliki enam vaksin resmi yang digunakan di dalam negeri.

Baca Juga : Anak Menteri di India Ditangkap Terkait Pembunuhan Petani

Sumber: Anadolu

Sponsored by advertnative
 
#India #Vaksin Covid-19