Sabtu, 31 Juli 2021 08:38

Kasus Positif Terus Melonjak, Warga yang Divaksin Kini Dapat Insentif Rp1,4 Juta

Nur Hidayat Said
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Ilustrasi.
Ilustrasi.

Langkah ini diambil karena jumlah warga yang melakukan vaksinasi belum mencukupi. Sementara di sisi lain, kasus COVID-19 masih terus melonjak di seluruh negara bagian.

RAKYATKU.COM - Amerika Serikat (AS) terus mendorong warganya vaksinasi. Salah satunya dengan insentif USD100 atau setara Rp1,4 juta bagi yang mau disuntik vaksin COVID-19.

Langkah itu diambil karena jumlah warga yang melakukan vaksinasi belum mencukupi. Sementara di sisi lain, kasus COVID-19 masih terus melonjak di seluruh negara bagian.

Lonjakan itu akibat dari masuknya COVID-19 varian delta yang mana sangat menular dibandingkan lainnya. Sejak April lalu, tingkat vaksinasi di AS terus menurun.

Baca Juga : Dipuji Jokowi, Nakes di Wajo Terobos Banjir Lanjutkan Vaksinasi Secara Door to Door

"Pemerintah Joe Biden ingin pemerintah negara bagian dan lokal memberikan USD100 kepada setiap warga AS yang baru divaksinasi," kata Departemen Keuangan dikutip dari The Verge, Sabtu (31/7/2021).

Sumber dana insentif warga AS mendapatkan USD100 itu diambil dari anggaran American Rescue Plan.

 

Disebutkan bahwa pemerintah AS tidak mengamanatkan insentif itu, tetapi Departemen Keuangan mengatakan pihaknya bermitra dengan Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan untuk membantu pemerintah mengucurkan dana insentif itu.

Baca Juga : Pengunjung yang Belum Vaksin Tak Bisa Masuk MaRI, kecuali Mau Ikut Vaksinasi

Di Kota New York, pemerintahnya pada pekan ini telah mengalokasikan anggaran bagi tiap warganya yang mau divaksin akan mengantongi USD 100.

Sponsored by MGID

"Saya pikir ketika seseorang mengatakan USD 100 ini untuk Anda, itu akan membuat dampak besar," ujar Wali Kota Bill De Blasio.

Sponsored by advertnative
 
#Amerika Serikat #vaksinasi covid-19