Jumat, 30 Juli 2021 08:53

Berbagi di Masa Pandemi, Personel Ditlantas Polda Sulsel Beli Dagangan PKL 10 Kali Lipat dari Harga

Nur Hidayat Said
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Pedagang kaki lima di Jalan Pelita Raya, H. Puji menerima langsung bantuan sembako dari Kasubdit Regident Ditlantas Polda Sulsel, AKBP M. Yusuf Usman.
Pedagang kaki lima di Jalan Pelita Raya, H. Puji menerima langsung bantuan sembako dari Kasubdit Regident Ditlantas Polda Sulsel, AKBP M. Yusuf Usman.

"Dalam kegiatan sosial kali ini, kami berbagi dengan pedagang kaki lima yang sangat terdampak di PPKM Level 4 di sejumlah titik di Kota Makassar. Beberapa barang dagangan PKL kita beli dengan harga 10 kali lipat dari harga biasanya," kata Kasubdit Regident Ditlantas Polda Sulsel, AKBP M. Yusuf Usman.

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Registrasi dan Identifikasi (Regident) Ditlantas Polda Sulsel" href="https://rakyatku.com/tag/ditlantas-polda-sulsel">Ditlantas Polda Sulsel menyambangi sejumlah pedagang kaki lima (PKL) untuk memberikan bantuan di tengah penerapan PPKM Level 4 di Kota Makassar.

Kegiatan yang dilakukan pada Kamis (29/7/2021) itu dipimpin Kasubdit Regident Ditlantas Polda Sulsel, AKBP Yusuf Usman, bersama Kasi STNK Konpol Harly.

Kegiatan ini dihadiri juga Kasi BPKB Kompol Mamat R, Kasi Fasmat AKP Ade Firmansyah, dan Kasi SIM Kompol Amin Toha, serta beberapa perwira Regident Ditlantas Polda.

Baca Juga : Barru Fair dan Expo 2022 Dukung Pemulihan Ekonomi Pasca Pandemi

Tim Ditlantas Polda Sulsel membeli jualan pedagang dan memberikan bantuan sembako. Selain itu, perwira Ditlantas Polda Sulsel yang menemui pedagang juga memberi bantuan beras.

AKBP Yusuf Usman menjelaskan, aksi sosial ini merupakan program kepolisian yang dijalankan Ditlantas Polda Sulsel untuk meringankan beban masyarakat di masa pandemi COVID-19 dan pemberlakuan PPKM Level 4.

 

"Dalam kegiatan sosial kali ini, kami berbagi dengan pedagang kaki lima yang sangat terdampak di PPKM Level 4 di sejumlah titik di Kota Makassar. Beberapa barang dagangan PKL kita beli dengan harga 10 kali lipat dari harga biasanya," kata AKBP Yusuf Usman.

Baca Juga : Arus Balik Mudik Lebaran, Kepolisian di Sulsel Kembali Tingkatkan Pelayanan dan Pengamanan

Sementara itu, Kasi BPKB dan Kasi Fasmat Ditlantas Polda Sulsel menyambangi pedagang pisang yang berjualan di pertigaan Jalan Veteran-Jalan Banta-bantaeng, disambut haru oleh kakek dan nenek pemilik dagangan tersebut.

Sponsored by MGID

Kakek Dg. Naba bersama istrinya Dg. Kebo ini kaget saat dagangan pisang miliknya dibeli dengan harga 10 kali lipat oleh dua perwira Ditlantas yang berpakaian seragam. Ditambah lagi, pasangan pedagang buah pisang tersebut diberi bantuan beras pula.

"Melalui gerakan kecil ini, beban saudara-saudara kita bisa lebih ringan di tengah penerapan PPKM Level 4 di Kota Makassar, " kata Kasi BPKB melalui Kasi Fasmat Ditlantas Polda Sulsel, AKP Ade Firmansyah.

Baca Juga : Bangkit dari Pandemi, Amran Mahmud Optimistis Perekonomian Wajo Membaik Tahun Ini

Sementara itu, seorang PKL di Jalan Pelita Raya, H. Puji, bersyukur dengan adanya bantuan dari Dirlantar Polda Sulsel. Ia mengatakan, sebelum pandemi, dia berpenghasilan Rp50 ribu per hari dengan menjadi PKL. Dari situlah dia menghidupi keluarga.

Wanita berusia 72 tahun tersebut mengaku telah lebih dari 20 tahun berjualan di lokasi yang dipinjamnya tersebut. Masuk saat pandemi, penghasilan yang biasanya ia dapat hanya sekitar Rp10 ribu sehari.

"Berkurang sekali pendapatan kasian, biasanya 50 ribu tinggal 10 ribu mami. Tapi, alhamdulillah hidup jiki juga karena bantuan tetangga," katanya.

Baca Juga : Studi: 1 dari 10 Nakes di Australia Berpikir untuk Dunuh Diri Selama Pandemi COVID-19

Dia pun sangat bersyukur setelah mendapatkan bantuan sembako dari Ditlantas Polda Sulsel. "Terima kasih bantuan-ta, semoga kita sama sama sehat selalu," kata H. Puji setelah menerima bantuan sembako dari AKBP M. Yusuf Usman.

Penulis : Syukur
#Ditlantas Polda Sulsel #Pandemi Covid-19