Sabtu, 24 Juli 2021 18:05

Pengakuan Dua Remaja yang Ikut Vaksinasi Covid-19 di Unhas

Alief Sappewali
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Salah seorang remaja peserta vaksinasi massal di Unhas, Sabtu (24/7/2021). (Foto: Humas Unhas)
Salah seorang remaja peserta vaksinasi massal di Unhas, Sabtu (24/7/2021). (Foto: Humas Unhas)

Tiga remaja yang ikut vaksinasi massal merasa happy karena yakin tubuhnya akan terlindungi dari virus.

RAKYATKU.COM -- Di tengah banyaknya kasus penipuan, Unhas melanjutkan vaksinasi massal. Dua remaja 15 tahun ikut serta dan membuat pengakuan menarik.

Sabtu (24/7/2021) adalah hari ketiga vaksinasi dosis pertama Batch 2 bagi para mahasiswa dan alumni. Kali ini, keluarga dosen maupun staf kependidikan di lingkup Unhas juga diberi kesempatan.

Kegiatan ini berlangsung mulai pukul 09.00 wita secara luring terbatas dengan penerapan protokol Covid-19 secara ketat di GOR JK Arenatorium, Kampus Unhas, Tamalanrea, Makassar.

Baca Juga : Dipuji Jokowi, Nakes di Wajo Terobos Banjir Lanjutkan Vaksinasi Secara Door to Door

Kasubdit Humas dan Informasi Publik Unhas, Ishaq Rahman menjelaskan, layanan vaksinasi massal merupakan wujud komitmen Unhas untuk mengatasi pandemi Covid-19, melalui upaya mencapai target herd immunity yang dicanangkan pemerintah.

"Unhas menyadari pentingnya keterlibatan semua pihak termasuk perguruan tinggi untuk bersama-sama mengambil peran mendukung berbagai langkah strategis pemerintah untuk upaya penanganan Covid-19," kata Ishaq.

 

Vaksinasi hari ketiga bagi para keluarga dosen maupun staf kependidikan berlangsung lancar. Banyak keluarga dosen yang antusias mengikuti vaksin, mulai dari anak-anak hingga lanjut usia.

Baca Juga : Pengunjung yang Belum Vaksin Tak Bisa Masuk MaRI, kecuali Mau Ikut Vaksinasi

El Nur Murhamadi (15), salah satunya. Dia mengaku tidak merasa takut untuk divaksin. Selain sudah terbiasa disuntik, El juga yakin vaksin dapat melindungi tubuh dari virus. Selanjutnya diharapkan mampu melakukan aktivitas seperti sediakala.

Sponsored by MGID

Safira Maharani Nirwasita, peserta lainnya, juga masih berusia 15 tahun. Dia juga tidak takut divaksin. Sebab, sesuai informasi dari orang tua dan masyarakat luas yang ia terima, vaksin aman dan halal untuk digunakan.

Ketika orang tua mengajak untuk vaksin, Safira langsung menyanggupi.

Baca Juga : Vaksinasi Serentak hingga Desa dan Kelurahan Segera Dilakukan PKK Sulsel

Ada juga Khairunnisa Nurul. Dia memberikan apresiasi kepada Unhas yang sangat baik dalam mewadahi masyarakat untuk menerima vaksin.

Menurutnya, pelayanan vaksinasi Covid-19 Unhas terselenggara secara sistematis dengan penerapan protokol Covid-19.

"Unhas luar biasa dan saya sangat senang dan apresiasi hal tersebut. Saat ini, banyak masyarakat yang mau vaksin tapi terkadang masih bingung vaksin di mana. Sehingga, dengan adanya kegiatan seperti ini kita jadi terfasilitasi dan penerapan prokesnya juga baik," jelas Nurul.

Baca Juga : Hadiri Vaksinasi Merdeka Serentak, Wawali Parepare Puji Umpar Tampil Jadi Teladan

Sejak pandemi, Unhas secara konsisten melakukan berbagai upaya mengatasi Covid-19. Selain melakukan edukasi oleh relawan-relawan, keterlibatan tenaga medis, juga secara aktif terlibat melalui vaksinasi.

Sebelumnya, Unhas telah melakukan vaksinasi Covid-19 Batch 1 kepada para mahasiswa dan alumni. Pada tahap pertama, tercatat kurang lebih ada 5.312 peserta yang terdiri dari 1.169 alumni dan 4.143 mahasiswa.

Vaksinasi Covid-19 Batch 2 hadir untuk kembali memberikan fasilitas kepada para mahasiswa, alumni serta keluarga dosen dan staf kependidikan Unhas yang belum mendapatkan vaksin.

Baca Juga : Hari Pertama, 1.600 Peserta Ikut Vaksinasi yang Digelar KALLA di Unifa dan MaRI

Keluarga dosen dan tenaga kependidikan yang mengikuti vaksinasi minimal berusia 12 tahun, tidak memiliki komorbid (penyakit bawaan) dengan wajib membawa KTP atau Kartu Keluarga bagi yang belum memiliki KTP.

Peserta diharuskan melakukan pendaftaran secara online. Peserta harus dalam keadaan sehat agar dapat mengikuti pemberian vaksin dosis pertama.

Sponsored by advertnative
 
#Universitas Hasanuddin #vaksinasi covid-19