Jumat, 16 Juli 2021 13:02

Presiden Brasil Dilarikan ke RS karena Cegukan, Kemungkinan Dioperasi

Nur Hidayat Said
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Presiden Brasil, Jair Bolsonaro. Adriano Machado/Reuters.
Presiden Brasil, Jair Bolsonaro. Adriano Machado/Reuters.

Cegukan Jair Bolsonaro sudah mengganggu pidato publiknya beberapa hari terakhir. Selasa lalu, ketika berbicara di depan audiens, Bolsonaro cegukan hingga harus meminta maaf kepada mereka yang hadir.

RAKYATKU.COM - Presiden Brasil, Jair Bolsonaro, harus dilarikan ke rumah sakit Sao Paulo karena mengalami cegukan. Kabar beredar, dia kemungkinan perlu dioperasi.

Menurut keterangan sumber CNN di Kantor Kepresidenan Brasil, sudah berhari-hari Bolsonaro mengalami cegukan. Hal itu diikuti dengan rasa sakit di bagian abdomennya. Diagnosis awal, cegukan itu disebabkan penyumbatan di bagian usus.

"Dokter Antonio Luiz Macedo, yang bertanggung jawab atas operasi Bolsonaro ketika diserang dengan senjata tajam pada 2018, menemukan penyumbatan di bagian usus. Ia yang memutuskan presiden perlu dibawa ke rumah sakit," ujar sumber terkait dikutip pada Jumat (16/7/2021)

Baca Juga : Fakta Presiden Brasil Jair Bolsonaro yang "Diusir" Wali Kota New York Gara-Gara Tolak Divaksin

Cegukan Bolsonaro sudah mengganggu pidato publiknya beberapa hari terakhir. Selasa lalu, ketika berbicara di depan suporternya, Bolsonaro cegukan hingga harus meminta maaf kepada mereka yang hadir.

"Kawan, saya kehilangan suara. Jika saya berbicara terlalu banyak, cegukannya pasti kambuh. Cagukan ini sedang kambuh," ujar Bolsonaro.

 

Kejadian serupa terulang pada Kamis. Saat menjalani event via media sosial, Bolsonaro kembali cegukan. Ia berkata, dirinya kemungkinan tidak akan bisa berbicara dengan jelas selama acara berlangsung.

Baca Juga : Presiden Brasil Diminta Mundur karena Krisis COVID-19

Sumber: CNN

Sponsored by advertnative
 
#brasil #Jair Bolsonaro