Rabu, 14 Juli 2021 20:14

Diserahkan Taufan Pawe, Pemilik Rumah Tidak Layak Huni di Parepare Dapat Bantuan Rp2,8 Miliar

Alief Sappewali
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Diserahkan Taufan Pawe, Pemilik Rumah Tidak Layak Huni di Parepare Dapat Bantuan Rp2,8 Miliar

Satu kepala keluarga mendapatkan Rp20 juta dengan tujuan dapat menekan angka kemiskinan di Kota Parepare.

RAKYATKU.COM,PAREPARE - Wali Kota Parepare, Taufan Pawe menyerahkan secara simbol buku tabungan kepada penerima Bantuan Rumah Swadaya (BRS) atau yang dikenal dengan istilah bantuan bedah rumah.

Bantuan yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) diperuntukkan kepada 130 penerima manfaat.

Namun karena pandemi, bantuan secara simbolis itu diwakili 50 orang di lapangan tenis indoor, kompleks rujab wali kota Parepare dengan menerapkan protokol kesehatan, Rabu (14/7/2021).

Baca Juga : Pemkot Parepare Raih Penghargaan UI Green City Metric 2022

Kepala Bidang Perumahan Dinas PUPR Kota Parepare, Akibar secara rinci menguraikan, Pemkot Parepare menerima kucuran anggaran sekira Rp2,8 miliar lebih dari Kementerian PUPR untuk membedah 130 unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) tahun 2021.

"Kota Parepare untuk Tahun 2021 mendapatkan total anggaran Rp2,8 miliar lebih yang ditujukan kepada empat kelurahan dengan jumlah total penerima bantuan 130 unit," detail Akibar.

Besaran yang diterima setiap kelurahan, lanjut dia, yakni Kelurahan Lompoe sebanyak 30 unit, Kelurahan Bumi Harapan 49 unit, Kelurahan Bukit Indah sebanyak 31 unit, dan Bumi Harapan sebanyak 49 unit.

Baca Juga : Pemkot Parepare Gelar Pasar Murah Sambut Lebaran Iduladha

Pembukaan rekening bagi 130 penerima bantuan telah dilakukan kerja sama dengan Bank Sulselbar dengan sistem jemput langsung di kelurahan masing-masing dengan menggunakan mobil kas keliling Bank Sulselbar.

Sponsored by MGID

"Anggaran atau dana bantuan DAK dari kementerian ini langsung disalurkan ke rekening mereka masing-masing tapi mereka tidak memegang secara tunai uang tersebut, akan tetapi mereka langsung drop ke penyedia atau toko bahan bangunan yang sudah mereka tentukan. Masing-masing kelurahan juga sudah membentuk kelompok untuk memperbaiki/membangun rumah secara gotong royong," terangnya.

Wali Kota Parepare, Taufan Pawe berharap, bantuan bedah rumah tersebut dapat dirasakan oleh masyarakat sebagai wujud kepedulian pemerintah, bukan hanya dalam hal sandang dan pangan, namun juga kebutuhan papan mereka.

Baca Juga : Sampaikan Sambutan Testimoni 1000 Hari Wafatnya Habibie, Taufan Pawe Buat Tokoh Nasional Kagum

"Buku tabungan bantuan stimulan perumahan swadaya yang dikucurkan Kementerian ini untuk satu kepala keluarga mendapatkan Rp20 juta dengan tujuan dapat menekan angka kemiskinan di Kota Parepare agar masyarakat kita tidak ada lagi rumah yang tidak layak huni," ujar ketua DPD I Golkar Sulsel ini.

Namun karena kondisi pandemi, lanjut Taufan, dari 130 penerima bantuan, hanya 50 orang perwakilan yang bisa diundang untuk hadir pada kegiatan tersebut.

"Ini adalah bukti nyata bahwa negara hadir dalam situasi dan kondisi apapun. Namun, di luar yang hadir pada kesempatan ini, saya meminta pada dinas terkait untuk melakukan pelayanan secara prima. Penerima bantuan ini juga secara nyata tata kelolanya ada pada Bank Sulselbar," pesan Taufan.

Baca Juga : Milad UMI, Taufan Pawe: Perguruan Tinggi Swasta Terbaik di Indonesia Timur

Pada kesempatan tersebut, Taufan juga berpesan kepada masyarakat penerima agar anggaran bantuan rumah swadaya ini dapat dikelola dengan baik.

Penulis : Hasrul Nawir
#Pemkot Parepare