Senin, 05 Juli 2021 20:24

9 Kecamatan Zona Kuning, Bupati Jeneponto Minta Optimalkan PPKM Mikro di 11 Kecamatan

Alief Sappewali
Konten Redaksi Rakyatku.Com
9 Kecamatan Zona Kuning, Bupati Jeneponto Minta Optimalkan PPKM Mikro di 11 Kecamatan

Hanya dua kecamatan di Jeneponto yang masuk kategori zona hijau.

RAKYATKU.COM,JENEPONTO -- Pemerintah Kabupaten Jeneponto mengundang pimpinan DPRD dan forkopimda bahas penanganan Covid-19 di ruang pola
Panrannuanta Kantor Bupati Jeneponto, Senin (5/7/2021).

Bupati Jeneponto, Iksan Iskandar melakukan koordinasi terpadu serta membuat rencana strategis dan terukur untuk penanganan Covid-19 di kabupaten yang berjuluk Butta Turatea itu.

Dalam data zonasi yang dirilis tim Satgas Covid Kabupaten Jeneponto, dari 11 kecamatan sebanyak 9 masuk dalam zona kuning. Dua di antaranya zona hijau yakni Kecamatan Rumbia dan Turatea.

Baca Juga : Bupati Jeneponto Serahkan Bantuan Hibah Kendaraan Operasional

"Berdasarkan data tersebut diperlukan upaya yang komprehensif untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya penambahan kasus yang positif," ujar Iksan Iskandar

Iksan menegaskan, untuk mencegah penyebaran dan lonjakan kasus Covid-19 perlunya mengambil langkah taktis strategis dengan mengoptimalkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berskala mikro di 11 Kecamatan dengan melibatkan unsur tripika di masing-masing kecamatan.

 

"Dalam penerapan PPKM berskala mikro nantinya, saya meminta setiap desa/kelurahan dapat memaksimalkan posko tanggap Covid-19. Posisi posko ini menjadi bagian upaya pemerintah menanggulangi penyebaran di wilayah hulu," sebutnya.

Baca Juga : Serentak di 180 Negara Dunia, Bupati Jeneponto Mengajak 20 Ribu Orang Aksi Bersih-Bersih dan Pilah Sampah

Mantan Sekda Jeneponto ini menambahkan selain itu, posko tersebut juga dapat berperan sebagai pendamping mencari data Covid melalui pengawasan aktivitas masyarakat sekaligus fasilitas kesehatan di tingkat desa/kelurahan seperti puskesmas.

Sponsored by MGID

"Artinya harus ada posko di desa yang mendampingi puskesmas. Adanya beberapa kasus Covid-19 di Jeneponto membuat pemerintah terus bergerak dengan membenahi permasalahan yang ada di hulu. Akan tetapi, pembenahan ini bukan saja menjadi tanggung jawab petugas kesehatan, melainkan membutuhkan kerja sama semua pihak," ujarnya.

Untuk itu, kata dia, pemerintah akan mengintervensi permasalahan yang ada di hulu.

Baca Juga : Pemkab Jeneponto Dorong Upaya Penguatan Pemberdayaan Perempuan

"Karena itu, kita harus intervensinya sampai ke daerah yang paling jauh, sampai ke masyarakat pedesaan, maka dibuatlah sekarang programnya PPKM berskala mikro," urainya.

Dia juga meminta keterlibatan semua pihak dalam upaya pencegahan Covid-19 di daerah. "Jangan sampai kita bekerja pada saat semua terjadi, lebih baik mencegah dari sekarang," sebutnya.

Direktur Rumah Sakit Lanto Daeng Pasewang Jeneponto, Bustamin dalam laporan menyebut pihaknya telah siap jika sewaktu-waktu terjadi lonjakan kasus positif Covid-91 di daerah.

Baca Juga : Pimpin Coffee Morning di Kantor Samsat, Bupati Jeneponto Minta ASN Pengguna Randis Segera Bayar Pajak

"Tim kami terus bekerja. Untuk ketersediaan tempat tidur pasien, ventilator, CT scan, regen, APD dan obat-obatan semua telah siap," ujarnya.

Sponsored by advertnative
 
Penulis : Samsul Lallo
#Pemkab Jeneponto