Senin, 05 Juli 2021 21:01

Boyong 30 Peserta PKP, Kepala BKPSDM Jeneponto Apresiasi Sambutan Pemkab Lombok Tengah

Alief Sappewali
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Boyong 30 Peserta PKP, Kepala BKPSDM Jeneponto Apresiasi Sambutan Pemkab Lombok Tengah

Jeneponto saat ini merupakan daerah penyuplai listrik di Provinsi Sulsel, dengan keberadaan PLTU dan PLTB.

RAKYATKU.COM,JENEPONTO -- Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Jeneponto, Muhammad Basir berkunjung ke Lombok Tengah.

Basir memimpin kunjungan studi lapangan peserta Pelatihan Kepemimpinan Pengawas (PKP) angkatan IV tahun 2021. Mereka diterima Sekretaris Daerah Lombok Tengah, Muhammad Nazili.

Pada acara penerimaan, Basir mengurai secara singkat profil Kabupaten Jeneponto dalam mengemban visi Jeneponto SMART dalam upaya mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat. Jeneponto saat ini merupakan daerah penyuplai listrik di Provinsi Sulsel, dengan keberadaan PLTU dan PLTB.

Baca Juga : Bupati Jeneponto Serahkan Bantuan Hibah Kendaraan Operasional

Turut hadir Sekretaris BKPSDM Jeneponto, Muh Taufik; Kabid Diklat, Hj Nurnaningsih Pratama; dan 30 peserta PKP lingkup Pemerintah Kabupaten Jeneponto.

"Saya berpesan agar pejabat pengawas dapat belajar banyak inovasi program pembangunan yang nantinya dapat diimplementasi di Kabupaten Jeneponto," terang Muhammad Basir, Senin (5/7/2021).

 

Baca Juga : Serentak di 180 Negara Dunia, Bupati Jeneponto Mengajak 20 Ribu Orang Aksi Bersih-Bersih dan Pilah Sampah

Pelaksana tugas (plt) Sekretaris Daerah Lombok Tengah, H Muhammad Nazili mengapresiasi rombongan PKP angkatan IV atas kunjungan studi lapangan di Lombok Tengah.

Sponsored by MGID

"Saya berharap semoga kunjungan peserta PKP dan rombongan dapat berkesan di Lombok Tengah dan dapat berkunjung kembali," ujarnya.

Sambungnya, bahwa Lombok Tengan terdiri atas 12 kecamatan yang mendapat kepercayaan pemerintah pusat dalam pengembangan kawasan ekonomi khusus dan pengembangan Kota Mandalika di NTB.

Baca Juga : Pemkab Jeneponto Dorong Upaya Penguatan Pemberdayaan Perempuan

"Dalam mendorong pemerintahan yang baik, maka visi Lombok Tengah BERSATUJAYA (Beriman, Sejahtera, Bermutu Maju dan Berbudaya) yang diharapkan terus membawa perubahan untuk menyejahterakan masyarakat," sebutnya.

Kegiatan studi lapangan mengedepankan protokol kesehatan yang ketat. Dan 30 peserta PKP keberadaan di Lombok Tengah telah melalui proses protokol Covid-19.

"Peserta akan berada di Lombok selama dua hari dengan kegiatan studi lapangan di perangkat daerah yang dianggap memiliki inovasi dan dapat diimplementasikan di Pemkab Jeneponto," tutupnya.

Baca Juga : Pimpin Coffee Morning di Kantor Samsat, Bupati Jeneponto Minta ASN Pengguna Randis Segera Bayar Pajak

 

Sponsored by advertnative
 
Penulis : Samsul Lallo
#Pemkab Jeneponto