Minggu, 27 Juni 2021 21:54

Perawat RS Pelamonia Tewas Bersimbah Darah di Indekos, Seorang Pengantar Galon Ditangkap

Alief Sappewali
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Perawat RS Pelamonia Tewas Bersimbah Darah di Indekos, Seorang Pengantar Galon Ditangkap

Pria pengantar galon diamankan polisi di tempat kerjanya. Dia diduga orang terakhir yang bertemu korban.

RAKYATKU.COM,MAKASSAR - Seorang pengantar galon dicurigai dalam pembunuhan sadis di Pinrang. Pria itu telah diamankan Polres Pinrang.

Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol E Zulpan menjelaskan, terduga pelaku diamankan sekitar pukul 13.10 wita oleh anggota Reskrim Polsek Watang Sawitto dan Bhabinkamtibmas Kelurahan Maccorawalie dibantu Babinsa.

Pengantar galon tersebut berinisial AZ (19), warga Langnga. Dia diamankan di tempat kerjanya di Depot Air Sehat Jalan Beruang, Kelurahan Maccorawalie, Kecamatan Watang Sawitto.

Baca Juga : Terdakwa Kasus Pembunuhan Siswi SMP di Barru Divonis 9,6 Tahun, Orang Tua Korban Tidak Puas

"Dia dibawa ke posko Resmob untuk dilakukan interogasi," kata E Zulpan.

Motif pelaku melakukan pembunuhan masih dalam proses penyelidikan pihak kepolisian.

 

Pembunuhan sadis terjadi di Pinrang. Seorang perawat bersama anaknya tewas bersimbah darah, Minggu (27/6/2021).

Baca Juga : Percaya Vaksin COVID-19 Berbahaya, Pria Ini Bunuh Kakak, Kakak Ipar, dan Teman Ibunya

Korban ditemukan tewas di indekos Pondok Khayla, Jalan Kijang, Kelurahan Maccorawalie, Kecamatan Watang Sawitto, Kabupaten Pinrang.

Sponsored by MGID

Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol E Zulpan menjelaskan, korban berinisial SIN (34) dan anaknya, AD yang berusia 10 tahun. SIN diketahui bekerja sebagai perawat di RS Pelamonia, Makassar.

Satuan Reskrim Polres Pinrang telah memeriksa empat saksi. Mereka yakni AS (25) suami siri korban, WA (33) pemilik indekos, RO (23) penghuni kos, dan DA (30) penghuni indekos.

Baca Juga : Korban Dianiaya lalu Dicekoki Racun, 4 Terduga Pelaku Pembunuhan Ditangkap di Parangloe Gowa

E Zulpan juga mengatakan dari laporan yang dia terima, korban tewas dengan sejumlah luka di tubuhnya.

"SIN mengalami luka tusukan pada bagian pinggang kanan dan punggung belakang serta luka bekas cakaran di leher korban. AD ada tusukan pada bagian leher sebelah kanan," ujar E Zulpan.

Tim Inavis Polres Pinrang bersama kepala SPKT Polres Pinrang dan SPKT Polsek Watang Sawitto telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Baca Juga : Kisah Asmara Siswi SMP Berujung Maut di Barru, Polisi Ungkap Detik-Detik Pelaku Habisi Korban

"Saat ini olah TKP telah berakhir dan korban dievakuasi ke rumah sakit untuk dilakukan autopsi. Para saksi-saksi dibawa oleh anggota Reskrim Polres Pinrang untuk dilakukan pemeriksaan awal," ucap E Zulpan.

Sponsored by advertnative
 
Penulis : Usman Pala
#pembunuhan #pinrang