Sabtu, 26 Juni 2021 12:02

BKPSDM Jeneponto Dorong Pelayanan Prima lewat Manajemen Mutu

Nur Hidayat Said
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Pelatihan tentang manajemen mutu dan kepemimpinan pengawas di Lynt Hotel, Kota Makassar, Sabtu (26/6/2021).
Pelatihan tentang manajemen mutu dan kepemimpinan pengawas di Lynt Hotel, Kota Makassar, Sabtu (26/6/2021).

Kepala BKPSDM Jeneponto, Muhammad Basir, mengatakan kegiatan ini merupakan upaya untuk menjaga mutu dari suatu produk/jasa yang diberikan organisasi.

RAKYATKU.COM, JENEPONTO - Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia BKPSDM Jeneponto" href="https://rakyatku.com/tag/bkpsdm-jeneponto">(BKPSDM) Jeneponto, menggelar pelatihan kepemimpinan pengawas di Lynt Hotel, Kota Makassar, Sabtu (26/6/2021).

Kepala BKPSDM Jeneponto, Muhammad Basir, mengatakan kegiatan ini merupakan upaya untuk menjaga mutu dari suatu produk/jasa yang diberikan organisasi. Dalam pengantar materinya, dia menyampaikan bahwa awal munculnya manajemen mutu saat memasuki era industrialisasi.

"Yang di dalamnya terjadi persaingan, sebab situasinya, siapa yang menguasai jasa dan produk maka akan dapat menguasai konsumen dan pasar," kata Basir.

Baca Juga : Pemkab Jeneponto dan PLN Punagaya Jajaki Kerjasama Pemanfaatan Limbah Bonggol Jagung

Dia juga menjelaskan, di dalam pemerintahan konsep manajemen mutu output-nya adalah pelayanan prima dengan memberdayakan sumber daya manusia (SDM) di instansi atau lembaga pemerintahan.

Basir menyampaikan, dalam pelayanan prima tersebut, fungsi manajemen harus hadir untuk mendesain pelayanan yang tepat sasaran kepada masyarakat. Selain itu, kata dia, dalam pemerintahan sebagai suatu organisasi, harus memberi pelayanan prima untuk mencapaian tujuan organisasi.

Olehnya itu, Pemerintah Kabupaten Jeneponto dalam mendorong peningkatan pelayanan prima bagi pelaksanaan pemerintahan di tingkat kecamatan, kelurahan, hingga desa.

Baca Juga : Membumikan Semangat Cinta Qur'an, Kabupaten Jeneponto Sukses Tuntaskan Program 1000 Hafidz

"Jika pelayanan prima berjalan dengan baik, maka akan mendorong peningkatan tingkat kepuasan masyarakat terhadap layanan yang telah diberikan," ucapnya.

Mantan Kepala BPKAD ini menambahkan, Jeneponto telah dilakukan survei tingkat kepuasan masyarakat. Namun, dalam perkembangannya ternyata masih banyak indikator yang tidak terpenuhi.

"Sehingga diperlukan manajemen mutu. Kami berharap agar peserta pelatihan kepemimpinan pengawas dapat berkontribusi dalam peningkatan tingkat kepuasan masyarakat," harap Basir.

Penulis : Samsul Lallo
#Pemkab Jeneponto #BKPSDM Jeneponto