Selasa, 22 Juni 2021 20:52

Evaluasi 100 Hari Kerja Andi Utta-Edy Manaf, Nasdem Bulukumba Keluarkan 13 Rekomendasi

Fathul Khair Akmal
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Evaluasi 100 Hari Kerja Andi Utta-Edy Manaf, Nasdem Bulukumba Keluarkan 13 Rekomendasi

DPD Nasdem Bulukumba melakukan evaluasi terhadap 100 hari kerja Bupati dan Wakil Bupati Bulukumba, Andi Muchtar Ali Yusuf-Andi Edy Manaf.

RAKYATKU.COM, BULUKUMBA - nasdem bulukumba" href="https://rakyatku.com/tag/nasdem-bulukumba">DPD Nasdem Bulukumba melakukan evaluasi terhadap 100 hari kerja Bupati dan Wakil Bupati Bulukumba, Andi Muchtar Ali Yusuf-Andi Edy Manaf.

Plt Ketua DPD Nasdem Bulukumba, Arum Spink sekaligus mengeluarkan 13 poin rekomendasi hasil evaluasi. Rekomendasi itu diserahkan pengurus DPD Nasdem Bulukumba kepada Andi Utta dan Edy Manaf di kantor Bupati Bulukumba, Selasa (22/6/2021).

Arum Spink menjelaskan, rekomendasi itu dikeluarkan sebagai poin prioritas yang harus dibenahi pemerintahan Utta-Edy.

Baca Juga : Jelang Mutasi, Bupati Bulukumba Endus Jual Beli Jabatan di Lingkup Pemkab

"Sejatinya, rekomendasi itu adalah hasil pemetaan kami atas berbagai masalah yang harus menjadi prioritas pemkab untuk dibenahi," jelas Pipink sapaan akrabnya.

Arum Spink menegaskan, poin penting yang disampaikan kepada Pemkab Bulukumba, adalah optimalisasi Zakat Mal dan penghasilan bagi warga Bulukumba.

 

"Jika optimal, serapan zakat bisa membiayai kegiatan sosial dan keagamaan tanpa harus dibebankan ke APBD lagi. Ini kami dorong kepada pemkab," jelasnya.

Baca Juga : Kibarkan Bendera di Tengah Guyuran Hujan, Bupati Bulukumba Berikan Bonus untuk Paskibraka

Rekomendasi lain adalah, kinerja ASN yang tidak maksimal, serapan anggaran belanja modal yang masih minim. Tindak lanjut rekomendasi DPRD, termasuk perlunya perencanaan matang atas rencana program pembangunan pasar sentral.

Sponsored by MGID

Bagi Nasdem, pentingnya pembangunan pasar sentral harus dibarengi dengan pentingnya pemerintah memikirkan peningkatan daya beli masyarakat.

"Selain itu, kami mendorong pemkab untuk melanjutkan pekerjaan jembatan sungai Bialo. Ini penting untuk optimalisasi aksesibilitas antar wilayah," tambah mantan Ketua KPUD Bulukumba ini.

Baca Juga : Pantau Hari Pertama PTM di Bulukumba, Wabup Buka Dompet lalu Bagi-Bagi Uang Merah

Selanjutnya, Nasdem meminta agar Pemkab melakukan komunikasi ke Kementerian Kehutanan lantaran banyaknya tanah milik warga yang sudah bersertifikat, tapi masih berstatus Hutan Lindung di Kawasan Bira.

Nasdem juga meminta agar pemkab mendorong OPD yang terkait pendapatan dari Sektor Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) agar bekerja maksimal.

"Terbaru adalah soal rendahnya serapan gabah petani. Ini harus dicarikan jalan keluar. Termasuk maraknya kriminalitas di Bulukumba. Pemkab harus menggenjot sinergitas Forkopimda," papar Arum lagi.

Baca Juga : Tak Perlu ke Luar Negeri Lagi, BP2MI Dorong PMI Purna Bulukumba Berwirausaha

Terakhir, Nasdem meminta pembenahan penerangan Taman Kota dan Fasum lainnya, menggenjot promosi wisata dan meminta Pemkab membangun ikon baru Bulukumba berupa Museum Pinisi.

"Kami hadir untuk menunjukkan partispasi dan kontribusi nyata ke Bulukumba. Melalui ide, gagasan, saran dan kritik. Bahkan hari ini kita langsung memberi aplikasi mulai untuk pengelolaan pariwisata, pengelolaan aset daerah, aplikasi dana desa dan PBB," urainya.

"Apakah Pemkab menerima usulan dan ide kami, semuanya berpulang ke Pak Bupati. Tugas kami adalah memberi gagasan. Karena kita smua mencintai Bulukumba," pungkasnya.

Penulis : Rahmatullah
#pemkab bulukumba #Andi Utta-Edy Manaf #Nasdem bulukumba