Sabtu, 12 Juni 2021 20:20

Saudi Umumkan Kuota Haji 2021, Begini Perasaan Menteri Agama

Alief Sappewali
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas
Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas

Menag berharap, keputusan ini juga mengakhiri polemik atau munculnya informasi hoaks selepas pengumuman pembatalan keberangkatan jemaah haji Indonesia pada 3 Juni lalu.

RAKYATKU.COM -- Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas mengapresiasi Kerajaan Saudi Arabia yang akhirnya menyampaikan keputusan resmi terkait penyelenggaraan haji 2021.

Keputusan ini menjadi pedoman yang jelas bagi umat muslim seluruh dunia, tidak hanya Indonesia.

"Keputusan ini menunjukkan Saudi menomorsatukan aspek keselamatan dan kesehatan jiwa jemaah. Dengan pembatasan ini, maka protokol kesehatan akan tetap bisa berjalan dengan baik sekaligus mengantisipasi potensi penularan wabah dengan jumlah yang masif," jelas Gus Yaqut, sapaan akrab Menag.

Baca Juga : "Tidak Perlu Tes Covid-19 dan Isolasi," Wakil Menkes Jawab Pertanyaan Jemaah yang Baru Pulang Haji

Menag berharap, keputusan ini juga mengakhiri polemik atau munculnya informasi hoaks selepas pengumuman pembatalan keberangkatan jemaah haji Indonesia pada 3 Juni lalu.

"Keputusan Saudi senapas dengan semangat Indonesia yang ingin menjaga keselamatan jemaah. Diharapkan masyarakat untuk patuh menjaga protokol kesehatan agar Covid segera tertangani sehingga jika tahun depan haji bisa dilaksanakan lagi kita sudah siap," ujarnya.

 

Menag mengajak semua pihak untuk mengambil hikmah dari peristiwa ini. Calon jemaah haji diharapkan tetap bersabar dan tawakal.

Baca Juga : Setelah Toko Tak Lagi Tutup saat Waktu Salat, Polisi Wanita Mulai Terlihat di Makkah dan Madinah

"Mari sama-sama berdoa semoga pandemi segera berlalu. Ibadah haji tahun depan bisa berjalan dengan normal dan tenang kembali. Innallaha ma’ana," harap Menag.

Sponsored by MGID

"Kita sekarang akan fokus pada persiapan penyelenggaraan haji 1443 H. Pemerintah Indonesia akan secara aktif dan lebih dini melakukan komunikasi dengan Pemerintah Saudi untuk mempersiapkan pelaksanaan haji jika tahun 2022 ibadah haji dibuka kembali," katanya.

Hanya untuk Ekspatriat

Baca Juga : Di Balik Rendahnya Kualitas Makanan, Raja Salman Dapat Pujian dan Doa Atas Keberhasilan Haji 2021

Sebelumnya, Arab Saudi mengumumkan kuota haji tahun ini. Pemerintah membatasi hanya 60.000 jemaah.

Dalam pengumuman yang disampaikan lewat Twitter, Kementerian Haji dan Umrah menyatakan, pembatasan ini akibat pandemi Covid-19 yang belum berakhir.

Di beberapa negara, pandemi Covid-19 masih pada tingkat parah. Belum lagi munculnya mutasi baru.

Itu sebabnya, Pemerintah Arab Saudi membatasi jemaah haji tahun ini hanya untuk warga yang berdomisili di Arab Saudi. Baik warga Saudi maupun warga dari luar.

Kementerian Haji dan Umrah mengatakan, kuota 60.000 itu sudah termasuk penduduk dari semua negara dan warga negara di dalam Kerajaan.

Baca Juga : Petugas Temukan 356 Pelanggaran Jemaah Haji, Tak Satu Pun yang Terinfeksi Covid-19

 

Sponsored by advertnative
 
Penulis : Usman Pala
#menteri agama #Yaqut Cholil Qoumas #haji #Haji 2021