Jumat, 11 Juni 2021 14:07

Menguji Kesaksian Nurdin Abdullah di Sidang Agung Sucipto soal Bantuan untuk Calon Pilkada Bulukumba

Fathul Khair Akmal
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Nurdin Abdullah hadir secara virtual dalam sidang yang digelar di Pengadilan Negeri Makassar, Kamis (10/6/2021).
Nurdin Abdullah hadir secara virtual dalam sidang yang digelar di Pengadilan Negeri Makassar, Kamis (10/6/2021).

Nurdin Abdullah mengaku menerima uang 150 ribu dolar Singapura, untuk calon Pilkada Bulukumba, Tommy Satria-Andi Makkassau.

RAKYATKU.COM - Gubernur Sulsel nonaktif, Nurdin Abdullah, dihadirkan secara virtual sebagai saksi perkara suap terhadap dirinya, dalam sidang dengan terdakwa Agung Sucipto, Kamis (10/6/2021).

Dalam sidang terdakwa Anggu, sapaan Agung Sucipto itu, Nurdin Abdullah menyebut, uang 150 ribu dolar Singapura tersebut diberikan Agung Sucipto bukan terkait pemenangan proyek infrastruktur. Tetapi untuk pemenangan Tommy Satria-Andi Makkassau di Pilkada Bulukumba tahun 2020.

"Jadi pak Anggu (Agung Sucipto) itu datang memberikan 150 ribu dolar, untuk kegiatan pilkada Bulukumba, karena basisnya Pak Anggu di sana dan kita sudah sepakat mengusung seseorang di sana," kata Nurdin Abdullah.

Baca Juga : Bikin Bangga, Cucu Nurdin Abdullah Raih Medali Emas Kejurnas Taekwondo-E Papua Open 2021

Dikonfirmasi Rakyatku.com, Tommy Satria membantah kesaksian Nurdin Abdullah tersebut. Dia menegaskan, sama sekali tidak pernah menerima bantuan dalam bentuk uang dari Nurdin Abdullah.

"Tidak ada penyerahan uang ke saya," ujar Tommy, Jumat (11/6/2021).

 

Tommy mengungkapkan, memang Nurdin Abdullah mendukung dirinya dalam Pilkada Bulukumba 2020.

Baca Juga : Nurdin Abdullah Akui Beri Uang saat Pilkada Bulukumba, Tomy Satria: Integritas Saya Terganggu

"Dia menyebut nama mendukung ke saya. Tapi uangnya-kan tidak ke saya," tambah Tommy lagi.

Kembali ke sidang Agung Sucipto, Nurdin Abdullah mengatakan, tidak ada pembicaraan sebelumnya soal pemberian uang itu. dan Agung Sucipito, tiba-tiba datang membawa uang.

Ia mengaku, uang itu digunakan untuk membayar saksi, baju partai, dan alat peraga lainnya.

Baca Juga : KPK Pastikan Perkara Nurdin Abdullah Rampung sebelum Masa Penahanan Habis

"Jadi itu bukan pribadi saya, tapi itu untuk pilkada Bulukumba," ujar Nurdin Abdullah.

Akhirnya, Jaksa Penuntut Umum (JPU), bertanya kepada Nurdin Abdullah, boleh tidaknya seorang gubernur untuk menerima uang dari pengusaha.

"Kalau itu tidak boleh untuk pribadi, tapi Pak Anggu ini titip untuk Pilkada Bulukumba," jawab Nurdin Abdullah.

Penulis : Usman Pala - Rahmatullah
#Sidang Agung Sucipto #Nurdin Abdullah #nurdin abdullah ditangkap KPK