RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Kepala Dinas Kesehatan Sulsel, dr. Muhammad Ichsan Mustari, mengatakan pihaknya telah mendapatkan rekomendasi dan petunjuk teknis penggunaan vaksin AstraZeneca dari BPOM.
"Jadi AstraZeneca itu, dengan adanya surat dari Badan POM pusat terkait dengan izin penggunaan vaksin AstraZeneca, kami telah berkoordinasi dengan Kabiddokkes (Polda Sulsel) dan Kakesdam (Kodam XIV Hasanuddin) untuk selanjutnya pelaksanaan penggunaan vaksin AstraZeneca bagi kalangan personel TNI dan Polri," kata Ichsan, Senin (31/5/2021).
Terkait rencana vaksin tersebut, Ichsan mengaku saat ini tengah membahas jadwal penyuntikan. Dia hanya menyebut pelaksanaannya akan dilakukan dalam waktu dekat ini.
Baca Juga : Pemprov Sulsel Dorong SDM Digital Unggul Melalui Collaborative Digital Class
Ichsan berharap penyuntikan vaksin AstraZeneca kepada personel TNI dan Polri bisa rampung pada Juni mendatang. Pasalnya, vaksin AstraZeneca yang berada di gudang penyimpanan milik Dinkes Sulsel bakal kedaluwarsa dalam waktu dekat.
"Sementara kita lagi kita masih diskusikan (jadwalnya). Dalam waktu dekat tentunya karena kita berharap dilakukan vaksinasi dengan cepat, tidak sampai sebulan tentunya," tambahnya.
Sebelum dilakukan vaksinasi, Ichsan menyebut vaksin AstraZeneca akan diserahkan kepada pihak Kodam XIV Hasanuddin dan Polda Sulsel. Vaksin yang akan diserahkan yakni 1.120 vial untuk TNI dan 2.000 vial untuk Polri.
Baca Juga : Wakil Ketua DPRD Makassar Didampingi Tri Sulkarnain dan Andi Makmur Terima Aspirasi Masyarakat
"Jumlah Vaksin AstraZeneca yang ada di gudang saat ini ada 3.210. untuk TNI 1.210 dan untuk Polda 2.000," sebutnya.