Rabu, 28 April 2021 09:02

Dirlantas Polda Sulsel: Nekat Mudik, Siap-siap Diputar Balik

Fathul Khair Akmal
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Dirlantas Polda Sulsel, Kombes Pol Frans Sentoe
Dirlantas Polda Sulsel, Kombes Pol Frans Sentoe

Polda Sulawesi Selatan telah mempersiapkan pos penyekatan untuk mengantisipasi terjadinya arus mudik.

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Pemerintah tegas melarang mudik di tengah pandemi Covid-19. Kebijakan larangan mudik ini dikeluarkan, karena kecenderungankasus Covid-19 meningkat setelah liburan.

Polda Sulawesi Selatan telah mempersiapkan pos penyekatan untuk mengantisipasi terjadinya arus mudik tersebut. Hal tersebut diungkapkan Dirlantas Polda Sulsel, Kombes Pol Frans Sentoe, kepada Rakyatku.com, Selasa (27/4/2021).

"Berdasarkan Permenhub 13 tentang pengendalian transportasi darat sehingga kalau di kepolisian, kita bersama Dishub nanti terus TNI sama BPTD, Satpol PP ini kita akan membentuk pos penyekatan," ungkapnya.

Baca Juga : Besok, Rahmat Taqwa Quraisy Akan Diperiksa di Polda Sulsel

Pihaknya telah mempersiapkan berbagai titik pos penyekatan di setiap kabupaten/kota.

"Saat ini kita sedang mempersiapkan itu di mana titik-titiknya. Namun yang pasti di setiap kabupaten kita akan dirikan pos penyekatan," kata Kombes Frans.

 

Begitupun antar provinsi, polisi tidak akan segan-segan untuk menyuruh pengemudi putar balik.

Baca Juga : Polda Sulsel Ungkap Peran 13 Tersangka Dugaan Kasus Korupsi RS Batua Makassar

"Apa lagi antar provinsi kita dirikan pos penyekatan nanti kita akan periksa apabila memang itu mudik membandel mudik, kita akan langsung putar balikan,"ujarnya.

Sponsored by MGID

Namun khusus untuk daerah aglomerasi di Sulawesi Selatan yaitu Makassar, Gowa, Maros, Takalar akan ada sedikit toleransi.

"Ini ada sedikit toleransi untuk kegiatan masyarakat antar empat kabupaten ini namun tetap kita harus bisa menyakini bahwa yang bersangkutan memang dia dinas atau ada kepentingan lain," tutur Kombes Frans.

Sponsored by advertnative
 
Penulis : Usman Pala
#Polda Sulsel #Mudik Lebaran