Jumat, 23 April 2021 12:02

Vaksin COVID-19 Palsu Mulai Beredar, Berisi Obat Perawatan Anti-kerutan

Nur Hidayat Said
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Ilustrasi.
Ilustrasi.

Di Polandia, cairan di dalam botol vaksin diketahui sebagai obat perawatan anti-kerutan.

RAKYATKU.COM - Vaksin COVID-19 palsu yang diklaim buatan Pfizer mulai ditemukan beredar di Meksiko dan Polandia. Demikian diwartakan BBC, Kamis (22/4/2021).

Pfizer mengatakan hasil tes terhadap sejumlah vaksin di Meksiko dan Polandia mengungkapkan bahwa produk-produk itu adalah palsu.

Pfizer menyampaikan, vaksin palsu yang ditemukan di Meksiko memiliki kesalahan pada labelnya. Sementara di Polandia, cairan di dalam botol vaksin diketahui sebagai obat perawatan anti-kerutan.

Baca Juga : Komisi Fatwa Nyatakan Haram, Ini Alasan MUI Bolehkan Penggunaan Vaksin AstraZeneca dan Sinopharm

Organisasi kesehatan dunia, WHO, sebelumnya telah mewanti-wanti bahwa vaksin palsu sangat berbahaya bagi kesehatan publik dunia. WHO mendesak agar vaksin-vaksin palsu ditemukan dan segera disingkirkan dari peredaran.

Kementerian Kesehatan Polandia pada Rabu (21/4/2021) membantah bahwa vaksin palsu itu beredar secara resmi. Mereka bahwa belum ada orang yang disuntik menggunakan barang palsu itu.

 

Sementara di Meksiko, sebanyak 80 orang sudah disuntuk oleh vaksin palsu tersebut di sebuah klinik. Disebutkan bahwa vaksin palsu tersebut tak berbahaya bagi kesehatan, tetapi sama sekali tak memberikan perlindungan dari infeksi virus corona pemicu COVID-19.

Baca Juga : Setelah Obrak Abrik Gaza, Israel Kirim Satu Juta Dosis Vaksin Covid-19 ke Palestina

Juru bicara satu tugas COVID-19 Meksiko, Hugo Lopez-Gatell mengatakan bahwa vaksin palsu pertama kali terdeteksi oleh polisi siber di media sosial.

#Vaksin Covid-19 #Vaksin Palsu