Jumat, 16 April 2021 23:58

Plt Gubernur Bertemu Pangdam, Perbatasan Mamminasata Akan Dijaga untuk Cegah Mudik

Alief Sappewali
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Plt Gubernur Bertemu Pangdam, Perbatasan Mamminasata Akan Dijaga untuk Cegah Mudik

Mudik hanya dibolehkan ke wilayah Mamminasata, yakni Maros, Makassar, Gowa, dan Takalar.

RAKYATKU.COM - Pelaksana tugas Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman melakukan pertemuan dengan Panglima Kodam (Pangdam) XIV/Hasanuddin, Mayjen TNI Mochamad Syafei Kasno di Baruga Lounge Kantor Gubernur Sulsel, Jumat (16/4/2021).

Pertemuan yang berlangsung lebih dari satu jam tersebut membahas banyak hal. Di antaranya terkait keamanan serta sinergitas dalam pembangunan untuk masyarakat antara TNI dan pemerintah daerah.

"Kita harap TNI selalu menjaga koordinasi, komunikasi, dan sinergitas bersama Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan untuk masyarakat," kata Andi Sudirman.

Baca Juga : Hanya Satu Jam, Ini yang Dilakukan Pangdam XIV Hasanuddin di Jeneponto

Andi Sudirman Sulaiman mengungkapkan, Pemprov Sulsel telah memberikan izin pelaksanaan salat tarawih. Namun dengan syarat protokol kesehatan yang ketat. Olehnya itu, diharapkan dukungan aparat TNI dalam penegakan protokol kesehatan.

"Kita menginginkan, ada pertemuan rutin untuk membahas isu-isu bersama Forkopimda. Jika ada masukan terkait keamanan, ketertiban, dan isu masyarakat," tambahnya.

 

Di Ramadan ini, jelang mudik akan dilakukan pengamanan di wilayah perbatasan mulai tanggal 6-17 Mei 2021. Di Sulsel, yang diizinkan hanya wilayah aglomerasi di Mamminasata, yakni Maros, Makassar, Gowa, dan Takalar. Namun, ada pengecualian kepada pengantar barang, rumah sakit emergency, dan lainnya.

Baca Juga : Disambut Bupati, Pangdam XIV Hasanuddin Kunker ke Jeneponto

"Jadi sekiranya dilakukan screening, kendaraan bisa menggunakan logo yang dibuat pemerintah kabupaten/kota masing-masing. Yang diwaspadai itu dari luar Sulsel. Namun pemerintah pusat sudah keluarkan aturan tidak ada transportasi pada jelang lebaran nanti," jelasnya.

Melihat kondisi saat ini di musim penghujan, Pemprov Sulsel juga ingin membuat mitigasi. Apalagi Sulsel dikenal wilayah yang rawan terjadi bencana. Serta ada sistem komando untuk penyaluran bantuan. Ia pun menginginkan, tim komando ini bertugas untuk pemetaan dalam penyaluran logistik di posko bantuan. Sehingga pembagian lebih merata, penataan logistik lebih terarah, mudah dikontrol dan tepat sasaran.

"Pemprov Sulsel siap bersinergi dengan Kodam XIV Hasanuddin dalam mendukung program TNI untuk masyarakat," sebutnya.

Baca Juga : Pusat Perbelanjaan Mulai Padat, Plt Gubernur Mulai Khawatir

Sementara itu, Pangdam XIV Hasanuddin, Mayjen TNI Mochamad Syafei Kasno menyebut akan terus mendukung upaya Pemerintah Provinsi Sulsel. Hal itu sejalan dengan program TNI, salah satunya dalam pembukaan rintisan jalan yang selama ini dibangun oleh Pemprov Sulsel.

"Sesuai dengan fungsi Kodam Hasanuddin untuk berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk program teritorial ke masyarakat. Misalnya bisa dengan kerja bakti, pembukaan jalan. Kami harap bersama pemerintah daerah bisa bekerja sama dengan bergotong royong bersama masyarakat. Aparat TNI siap turun dan kami juga sudah siap alat berat lengkap," katanya.

Mayjen TNI Mochamad Syafei Kasno, baru saja menjabat sebagai Pangdam XIV Hasanuddin, pada 5 April 2021 lalu. Ia menggantikan Mayjen TNI Andi Sumangerukka, yang memasuki masa purnabakti.

Baca Juga : Terkait Stadion Mattoanging, Plt Gubernur Sulsel: Tetap Dibangun, tapi Kita Masih Berutang

Sebelumnya, Mochamad Syafei Kasno menjabat staf ahli panglima TNI Bidang Komsos. Dia pernah menjabat sebagai kepala BIN Provinsi Jawa Timur.

Penulis : Syukur
#Pangdam XIV Hasanuddin #Andi Sudirman Sulaiman #gubernur sulsel