Kamis, 15 April 2021 19:02

Jauh di Atas Dunia, Angka Kesembuhan COVID-19 Indonesia 90,5 Persen

Nur Hidayat Said
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Ilusrtrasi.
Ilusrtrasi.

Presiden Indonesia, Joko Widodo, menekankan agar angka kesembuhan di atas 90 persen, tepatnya 90,5 persen, harus dijaga.

RAKYATKU.COM - Kasus COVID-19 di Indonesia makin baik. Kini kasus harian COVID-19 di Indonesia sudah berkurang jauh dari awal tahun ini.

"Karena kita ingat di bulan Januari, kasus harian kita 13 ribu, 14 ribu, 15 ribu bahkan. Dalam tiga minggu ini kita di angka yang baik menurut saya, 6.000, 5.000, 4.000, naik-turun di angka itu. Ini yang harus kita jaga dan tekan terus agar terus berkurang," ujar Jokowi dikutip dari Detik, Kamis (15/4/2021).

Lalu, angka kesembuhan COVID-19 di Indonesia jauh di atas rata-rata Asia dan dunia. "Angka kesembuhan di atas 90 persen, 90,5 persen. Jauh di atas rata-rata dunia, dan jauh di atas rata-rata Asia. Ini juga yang harus dijaga," kata Jokowi.

Baca Juga : Setop! Presiden Jokowi Minta Agresi Israel ke Palestina Dihentikan

Jokowi berharap kapasitas produksi otomotif dalam negeri ditingkatkan. Tidak sekadar mengurus pasar dalam negeri, tetapi pelaku usaha diminta bergerak ke pasar ekspor.

"Pemerintah berharap kapasitas produksi industri otomotif dalam negeri dapat ditingkatkan, dengan pemakaian kandungan lokal yang semakin tinggi, dan juga bukan ngurus pasar dalam negeri tapi bergerak ke pasar-pasar ekspor. Saya lihat peningkatannya sudah baik, tetapi kita ingin ditingkatkan lagi," ucap Jokowi.

 

Di era pandemi COVID-19 ini, Jokowi menyebut industri otomotif dalam negeri perlahan bangkit. Bahkan ada permintaan purchase order atau PO yang mencapai 190 persen.

Baca Juga : Selama Pandemi, Positivity Rate COVID-19 Indonesia Sentuh Angka Terendah

"Tadi sebelum masuk ruangan ini, saya dapat laporan dari Menperin, ada kenaikan untuk purchase order-nya 190 persen, artinya harus inden, artinya yang memproduksi ini kewalahan. Artinya lagi, industri otomotif sudah bangkit kembali," jelas Jokowi.

#Covid-19 Indonesia #Joko Widodo