Jumat, 09 April 2021 18:31

43 Hari Ditahan KPK, Begini Kondisi Ruangan dan Staf Khusus Nurdin Abdullah

Alief Sappewali
Konten Redaksi Rakyatku.Com
43 Hari Ditahan KPK, Begini Kondisi Ruangan dan Staf Khusus Nurdin Abdullah

Staf khusus Nurdin Abdullah kini kerap mendampingi pelaksana tugas Gubernur, Andi Sudirman Sulaiman.

RAKYATKU.COM - Jam digital menunjukkan pukul 11.04 wita pada Jumat (9/4/2021). Persis di bawahnya terdapat CCTV dan lambang Provinsi Sulawesi Selatan berukuran besar.

Sekitar 2,5 meter di samping kiri lambang itu terdapat pintu masuk ke ruangan kerja Gubernur Sulsel nonaktif, Nurdin Abdullah.

Dua daun pintu berwarna hitam terlihat tertutup dengan rapat. Tak ada aktivitas. Papan nama menunjukkan keterangan "keluar" di bawah nama Nurdin Abdullah.

Baca Juga : Lebaran Idulfitri di Rutan, KPK Perpanjang Masa Penahanan Nurdin Abdullah

Tak tampak staf-staf khusus yang biasanya mendampingi Nurdin Abdullah dalam kegiatan sehari-hari. Hanya ada Satpol PP wanita yang memang bertugas di lantai 2 gedung.

"Biasa ada," jawab seorang personel Satpol PP saat ditanya terkait keberadaan staf-staf khusus Nurdin Abdullah.

 

Terkait keberadaan staf khusus Nurdin Abdullah, Kabag Humas Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel, Amran membenarkan bahwa mereka masih ada.

Baca Juga : Terkait Kasus Nurdin Abdullah, KPK Periksa Kepala Kantor Bank Mandiri, Setelah Ini Siapa Lagi?

"Masih ada, belum dibubarkan. Masih melakukan kegiatan seperti biasa," kata Amran saat ditemui di kantor gubernur Sulsel.

Amran mengatakan, staf khusus Nurdin Abdullah berbeda tim dengan staf yang dimiliki Andi Sudirman Sulaiman selaku wakil gubernur Sulsel.

Baca Juga : Kasus Nurdin Abdullah Ikut Seret Bank Sulselbar, KPK Sita Sejumlah Barang Bukti

Setelah Nurdin Abdullah ditangkap KPK, para staf khusus kadang-kadang mengikuti kegiatan pelaksana tugas Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman.

"Saat ini kan kasus (NA) masih sementara berproses. Tim wakil gubenur kan lain juga tapi terkadang gabung," tambahnya.

Salah seorang staf khusus NA, Bunyamin mengakui masih beraktivitas seperti biasa. Hari ini, mereka juga hadir di Upperhills Convention Hall, Jalan Metro Tanjung Bunga Makassar, Jumat (9/4/2021).

Baca Juga : Kasus Suap Nurdin Abdullah, KPK Terbang ke Makassar Geledah Rumah Bos PT PKN

Di sana berlangsung pengukuhan Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2D) Wilayah Sulawesi Selatan. Salah satu rangkaian kegiatan South Sulawesi Digital Festival 2021.

Sebelumnya, Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah dan Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman merekrut staf khusus pada tahun 2020. Totalnya 16 orang yang bertugas sebagai administrator untuk gubernur dan wagub Sulsel.

Hari ini, terhitung 43 hari Nurdin Abdullah ditahan KPK. Mantan bupati Bantaeng itu ditangkap di rumah jabatan gubernur Sulsel pada Sabtu dini hari (27/2/2021).

Baca Juga : Tunggu Proses Hukum, PDIP Akan Usul ARW Jadi Wakil jika Nurdin Abdullah Tak Bisa Kembali Menjadi Gubernur Sulsel

 

Penulis : Syukur
#Nurdin Abdullah