Jumat, 02 April 2021 21:19

Panglima TNI Turun Tangan Amankan Jumat Agung dan Paskah di Makassar

Alief Sappewali
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Panglima TNI Turun Tangan Amankan Jumat Agung dan Paskah di Makassar

Panglima TNI tiba di Gereja Katedral Makassar sekitar pukul 17.53 wita. Didampingi Kabagintelkam Mabes Polri Komjen Polisi Paulus Waterpauw.

RAKYATKU.COM,MAKASSAR -- Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto mengecek secara langsung kesiapan pasukan TNI dan Polri yang bertugas melakukan pengamanan di sekitar Gereja Katedral Makassar.

Kehadiran panglima tidak lepas dari peristiwa bom bunuh diri di depan gereja yang terletak di Jalan Kajaolalido, Makassar tersebut.

Panglima TNI tiba di Gereja Katedral Makassar sekitar pukul 17.53 wita. Didampingi Kabagintelkam Mabes Polri Komjen Polisi Paulus Waterpauw dan pelaksana tugas Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman.

Baca Juga : Teroris yang Ditangkap di Merauke Ada Kaitannya dengan Bom Bunuh Diri di Gereja Katedral Makassar

"Untuk mengecek secara langsung gelar kekuatan yang dilaksanakan pangdam dan kapolda Sulsel di seluruh gereja yang ada di Kota Makassar," ungkap Hadi di depan Gereja Katedral Makassar, Jumat (2/4/2021).

Hal tersebut dilakukan untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat dalam beraktivitas.

 

"Karena hari ini saudara-saudara kita sedang melaksanakan ibadah Jumat Agung," ujarnya.

Baca Juga : Hendak Lakukan Bom Bunuh Diri di Gereja, Densus 88 Tangkap 10 Terduga Teroris di Merauke

Dalam pelaksanaan pengamanan, TNI dan Polri menempatkan pasukannya di titik-titik yang rawan.

"Selain gereja, kita juga akan menjaga di tempat keramaian dimana banyak lalu lintas masyarakat dan juga pengamanan di objek vital nasional. Kita bekerja sama dengan pihak kepolisian untuk menjaga tempat-tempat tersebut," ujar Hadi.

"Mudah-mudahan pelaksanaan ibadah Jumat Agung dan Minggu Paskah nanti dapat berjalan dengan aman dan damai," lanjut dia.

Baca Juga : 43 Terduga Teroris Telah Diamankan di Sulsel, Dua di Antaranya Perempuan

Personel TNI dan Polri yang diturunkan dalam pengamanan ini khusus untuk Kota Makassar mencapai 1.001 orang. Dari Polri sebanyak 1900 orang.

Tim gabungan juga membuat pos komando taktis (poskotis).

#Bom Bunuh Diri #bom gereja katedral makassar