Senin, 29 Maret 2021 10:32

Mantan Kepala Polisi Malaysia Buka-bukaan soal Korupsi para Jenderal

Nur Hidayat Said
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Inspektur Jenderal Polisi (IGP) Abdul Hamid Bador.
Inspektur Jenderal Polisi (IGP) Abdul Hamid Bador.

"Hanya perlu satu apel buruk untuk menghancurkan seluruh institusi, tetapi dapatkah Anda bayangkan jika kami memiliki ratusan?" ucap dia.

RAKYATKU.COM - Mantan Kepala Kepolisian Malaysia buka-bukan terkait dugaan budaya korupsi di antara para pejabat tinggi. Hal inipun membuat gempar.

Beberapa pekan sebelum pensiun pada Mei mendatang, Inspektur Jenderal Polisi (IGP) Abdul Hamid Bador mengaku mengetahui para mantan kepala polisi yang diduga menggunakan anak buahnya untuk korupsi.

Namun, dirinya tidak bersedia membeberkan secara terbuka siapa yang dituduh. "Saya mendesak personel saya untuk mengakhiri budaya (korupsi) ini dan sadar. Budaya mengambil uang dari bawah ke atas, untuk IGP," kata Hamid dikutip dari Asia One, Senin (29/3/2021).

Baca Juga : Terkonfirmasi Positif Covid-19, Puluhan Tenaga Kerja di Malaysia Diangkut Menggunakan "Truk Sapi"

Menurut Hamid, banyak petugas di lapangan yang sebenarnya mengetahui praktik, tetapi takut mengambil tindakan. Dia mengklaim, para perwira senior polisi yang sudah pensiun itu masih berusaha mempertahankan pengaruhnya.

"Hanya perlu satu apel buruk untuk menghancurkan seluruh institusi, tetapi dapatkah Anda bayangkan jika kami memiliki ratusan?" ucap dia.

 

Kepolisian Malaysia telah lama dianggap sebagai institusi yang sarat korupsi. Namun, pengakuan dari Hamid ini makin mempertegas keadaan yang sebenarnya.

Baca Juga : Ikuti Langkah PM, PNS Malaysia Sumbangkan Gaji 3 Bulan untuk Dana Bantuan COVID-19

Hamid dibawa kembali ke kepolisian untuk memimpin Cabang Khusus menyusul kemenangan pemilihan Pakatan Harapan pada Mei 2018. Dia adalah wakil direktur Cabang Khusus pada 2015, ketika dia dan beberapa pejabat senior pemerintah dicopot lantaran menyelidiki kasus 1Malaysia Development Berhad (1MDB). Dia dipindahkan ke Departemen Perdana Menteri dan segera memilih pensiun dini.

Sponsored by MGID

Hamid mengatakan ada sindikat dalam kekuatan yang berusaha menggulingkannya guna mendominasi institusi kepolisian demi memungkinkan mereka melakukan pekerjaan kotor untuk keuntungan pribadi mereka.

Menteri Dalam Negeri Malaysia Hamzah Zainudin mengatakan ini adalah pertama kalinya dia mendengar klaim budaya korupsi di instansi kepolisian. Ia mendesak Hamid untuk melaporkan masalah tersebut ke Komisi Kepolisian (PFC).

Baca Juga : Mantan Istri Jalan-Jalan Bareng Tiga Anaknya yang Masih Kecil, Mantan Suami Tembak Mobil dari Belakang

Sumber: Asia One

Sponsored by advertnative
 
#malaysia #Polisi Koruptor