Minggu, 14 Maret 2021 12:02

Taufan Pawe Paparkan Hal Menggembirakan soal Penanganan COVID-19 di Parepare

Nur Hidayat Said
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Wali Kota Parepare, Taufan Pawe.
Wali Kota Parepare, Taufan Pawe.

Dalam upaya pengendalian penyebaran COVID-19, Pemerintah Kota Parepare juga telah melakukan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM).

RAKYATKU.COM, PAREPARE - Wali Kota Parepare, Taufan Pawe, memaparkan sejumlah capaian dalam penanganan COVID-19 yang dilakukan Pemerintah Kota Parepare. Salah satunya mengenai peningkatan angka kesembuhan yang cukup menggembirakan.

"Dalam kesempatan ini dapat kami laporkan bahwa kasus terkonfirmasi positif hingga 11 Maret 2021 sudah mencapai 1.411 kasus dan sudah 1.339 orang telah sembuh atau tingkat kesembuhan mencapai 95 persen. Sementara untuk kematian mencapai 45 orang atau 3,19 persen," ungkap Taufan Pawe dalam sambutan rapat paripurna hari jadi ke-61
Kota Parepare di kantor DPRD Parepare, Sabtu (13/3/2021).

Taufan Pawe juga menguraikan, klaster penyebaran COVID-19 di Kota Parepare didominasi oleh klaster transmisi lokal, yakni sebanyak 964 orang. Lalu, klaster perkantoran 258 orang dan tenaga kesehatan sebanyak 131 orang. "Selain itu, juga terdapat klaster perumahan, bank, perumahan, pasar dan ABK," paparnya.

Dalam upaya pengendalian penyebaran COVID-19, Pemerintah Kota Parepare juga telah melakukan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM).

Baca Juga : Vaksin COVID-19 Bisa Jadi Akan Disuntikkan Tiap Tahun, Tak Cuma 2 Kali

"Melalui PPKM ini dari 427 RT (rukun tetangga) di Kota Parepare, 411 atau 96,25 persen berada pada zona hijau dan tersisa 16 RT atau 3,75 persen saja yang masih berada pada zona kuning. Kami berharap nantinya Kota Parepare akan berada di zona hijau atau telah terkendali penanganan COVID-19 ini. Penerapan protokol kesehatan dan PPKM diambil sebagai langkah strategis dalam menyelamatkan kesehatan dan ekonomi masyarakat," detail Taufan.

Lanjut dia, dalam hal Reproduksi Efektif (Rt) dari 24 Februari hingga 9 Maret telah terjadi penurunan dari Rt 1,54 menjadi Rt 1,26. "Kami terus berupaya agar Reproduksi Efektif (Rt) nantinya berada di bawah angka 1," urai Ketua DPD I Golkar Sulsel ini.

 

Hal lain, tambah Taufan, Pemkot juga telah mengupayakan melalui RSUD Andi Makkasau dengan melakukan penambahan kamar dan tempat tidur yang diperuntukkan sebagai ruang isolasi pasien COVID-19.

Baca Juga : SPPT PBB Mulai Diserahkan, Wali Kota Parepare Harap PAD Lebih Meningkat

"Awalnya berjumlah 36 tempat tidur, kini bertambah hingga 96 tempat tidur. Hal ini dikarenakan RSUD Andi Makkassau, tidak hanya merawat warga Parepare, melainkan telah menjadi rujukan dari Kabupaten di Sekitar Kota Parepare seperti Sidrap, Pinrang, Barru, bahkan Mamuju, Sulawesi Barat," beber Taufan.

Sponsored by advertnative
 
Penulis : Hasrul Nawir
#Pemkot Parepare #taufan pawe #Covid-19