Selasa, 23 Februari 2021 18:01

Sidak Maraton di 4 OPD, Bupati Jeneponto: Jangan Ada Manajemen Tusuk Sate

Nur Hidayat Said
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Bupati Jeneponto, Iksan Iskandar, saat sidak maraton, Selasa (23/2/2021).
Bupati Jeneponto, Iksan Iskandar, saat sidak maraton, Selasa (23/2/2021).

Dalam pengantarnya, Bupati menyampaikan untuk menjalankan fungsi manajemen organisasi yang baik. "Jangan ada manajemen tusuk sate," tegas Iksan. Misalnya, sekretaris harus memberikan peran strategis dalam membantu kepala dinas menjalankan manajemen yang baik.

RAKYATKU.COM, JENEPONTO - Bupati Jeneponto, Iksan Iskandar, melakukan sidak maraton, Selasa (23/2/2021).

Iksan pertama-tama mendatangi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan. Lalu Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlidungan Anak, kemudian Dinas Kependudukan dan catatan sipil, dan terakhir dan RSUD Lanto Dg. Pasewang.

"Sidak ini dilakukan menindaklajuti hasil coffee morning setiap Senin. Masih ada OPD (organisasi perangkat daerah) belum maksimal dalam penyelenggaraan administrasi kepegawaian dan keuangan," ujar Kabid Humas Infokom Pemkab Jeneponto, Mansur.

Dalam sidak tersebut, Bupati ingin memastikan langsung proses dan manajemen yang berjalan di OPD, termasuk fungsi administrasi dan laporan keuangan masing-masing OPD.

Baca Juga : Bupati Iksan Lepas Tiga Truk, Beras PPKM Sasar 35 Ribu Jiwa di Jeneponto

"Harapannya ke OPD yang disidak hari ini untuk senantiasa berinovasi dan berakselerasi. Mengikuti laju OPD yang lain yang secara administrasi sudah dianggap baik," terangnya.

Mansur menerangkan, di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Bupati menegaskan kepada Jajaran Disdikbud untuk meningkatkan kinerjanya.

 

Menurutnya, Diknas salah satunya OPD yang besar dan banyak disorot oleh publik karena dianggap menjadi lokomotif dalam peningkatan indeks pembangunan manusia (IPM) di Jeneponto.

Baca Juga : Tinjau Vaksinasi di Tiga Kecamatan, Bupati Jeneponto Ingin Warga Sadar Butuh Divaksin

Di Kantor Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Bupati berkeliling ruangan memastikan semua pejabat dan ASN hadir. Setelah itu langsung memimpin rapat dengan kepala dinas dan para pejabat.

Sponsored by MGID

Dalam pengantarnya, Iksan menyampaikan untuk menjalankan fungsi manajemen organisasi yang baik. "Jangan ada manajemen tusuk sate," tegas Iksan. Misalnya, sekretaris harus memberikan peran strategis dalam membantu kepala dinas menjalankan manajemen yang baik. 

Di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, Bupati memastikan pelayanan berjalan dengan baik dengan berkomunikasi langsung dengan masyarakat yang sedang menunggu antrean pengurusan KTP dan KK.

Baca Juga : Genap 62 Tahun, Bupati Jeneponto Iksan Iskandar Karaeng Ninra Banjir Doa di Hari Jumat

"Memastikan tidak ada pungutan dalam setiap pengurusan KTP, KK, akte lahir, dan akte Kematian. Semua gratis untuk masyarakat dan pelayanan di Capil berjalan dengan baik," sebutnya.

Di RSUD Lanto Dg. Pasewang, Iksan memberikan kesempatan kepada direktur, KTU, kabid, sampai PPTK kegiatan untuk menyampaikan kendala-kendala yang dihadapi sampai manajemen tidak berjalan sesuai harapan.

Bupati secara tegas memberikan "warning" kepada pejabat RS untuk membenahi manajemennya.

Baca Juga : Hari Bhakti Adhyaksa, Bupati dan Kapolres Sambangi Kejaksaan Negeri Jeneponto

"Suguhkan kami berita dan prestasi yang baik. Ketika tidak mampu berkinerja baik dan tidak mampu mengemban amanah kami, dipersilakan juga untuk mundur dari jabatan," kata Iksan.

Iksan menyampaikan, dalam beberapa tahun ini, dia menargetkan opini wajar tanpa pengecualian (WTP) belum juga diraih.

"Untuk itu kami harus turun langsung memastikan semua OPD berjalan selaras untuk mencapai visi, misi, dan rencana srtategis yang telah kita tetapkan untuk Jeneponto smart," tuturnya.

Baca Juga : Dilepas Bupati Jeneponto, Pangdam Hasanuddin Gowes 64,9 Kilometer Menuju Bantaeng

Hadir mendampingi dalma sidak ini, yakni Kepala BKPSDM, Kepala Inspektorat, Kasatpol PP dan Damkar, Kabag Protpim, dan Kabid Humas Infokom.

Sponsored by advertnative
 
Penulis : Samsul Lallo
#Pemkab Jeneponto