Kamis, 18 Februari 2021 11:36
Ilustrasi
Editor : Fathul Khair Akmal

RAKYATKU.COM - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan, berdasarkan data sementara, ada korelasi positif antara vaksiksinasi Covid-19 bagi tenaga kesehatan dan tingkat penularan penyakit tersebut.

 

Menutut Budi, penularan Covid-19 di kalangan tenaga kesehatan, sudah menurun pasca-vaksinasi digelar.

"Data sementara yang kami lihat, semua tenaga kesehatan sesudah divaksimasi memang kasus konfirmasinya menurun. Kami masih menanti kelengkapan datanya untuk kesimpulan pasti," kata dia dalam keterangan pers virtual di YouTube Kemenkes, Rabu (17/2).

Baca Juga : PPKM Dicabut, Dinkes Sulsel Minta Masyarakat Tetap Vaksinasi Covid-19

Lebih lanjut Budi bilang, saat ini lebih dari 1,1 juta tenaga kesehatan sudah disuntik vaksin Covid-19 dosis pertama. Kemudian, lebih dari 500.000 tenaga kesehatan mendapatkan vaksinasi Covid-19 dosis kedua.

 

"Kami melihat trennya promising (tingkat penularan) dan kesimpulan itu harus kami ambil minimal dua pekan setelah suntikan dosis kedua," jelas dia dikutip dari kontan..co.id.

Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes Maxi Rein Rondonuwu mengatakan, vaksinasi Covid-19 tahap pertama untuk tenaga kesehatan sudah mencapai 75%. Ia menargetkan, program vaksinasi Covid-19 tahap pertama ini dapat selesai dalam pekan ini.

Baca Juga : Presiden Jokowi Vaksinasi Booster Pakai IndoVac, Menkes Budi: Sangat Ampuh

"Jadi tahapan pertama kami untuk nakes 1,46 juta (sasaran vaksinasi) sekarang ini kami sudah mendekati 75%. Mungkin minggu ini akan selesai," kata Maxi dalam diskusi secara virtual, Rabu (17/2).

Maxi mengatakan, tenaga kesehatan lanjut usia di atas 60 tahun juga sudah mulai mengikuti vaksinasi Covid-19 dengan menggunakan vaksin Covid-19 asal Sinovac. Ia menyebut, vaksin Covid-19 asal Sinovac masuk kategori aman untuk disuntikkan ke tenaga kesehatan lansia.

"Semua nakes lansia yang disuntik vaksin tidak ada kejadian pasca-imunisasi (KIPI) tidak ada gejala yang berat, seluruh Indonesia gejala ringan dan sedang, dan semua ditangani," ujar dia.