Kamis, 21 Januari 2021 13:13

Sering Makan Kentang dan Roti, Remaja Ini Nyaris Buta

Fathul Khair Akmal
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Ilustrasi: Kentang dan roti. | health.wusf.usf.edu
Ilustrasi: Kentang dan roti. | health.wusf.usf.edu

Semoga hal ini bisa menjadi pembelajaran untuk kita semua agar tidak memilih-milih makanan dan hanya menyantap makanan yang kita suka saja.

RAKYATKU.COM - Remaja asal Bristol yang tidak diketahui identitasnya, divonis oleh dokter mengalami kekurangan Vitamin B12 yang menimbulkan macrocytic anaemia setelah menjalani sejumlah tes kesehatan.

Kondisi ini membuat sel darah merah si remaja menjadi lebih besar dari ukuran normal dan mempengaruhi aliran darah ke seluruh tubuh.

Dia lalu disarankan untuk menjalani diet dan mendapatkan suntikan vitamin B12 untuk menormalkan asupan gizi di dalam tubuhnya.

Baca Juga : 

Namun, si remaja tidak mengikuti anjuran dokter dan lebih memilih menyantap kentang goreng dan roti usai vonis penyakitnya.

Dia pun berdalih jika menu diet memakan sayur sangat tidak enak karena tekstur aneh yang ada pada sayuran dan buah.

Pada usia 17 tahun, si remaja kembali masuk rumah sakit dan harus dirawat di Rumahh Sakit Mata Bristol karena masalah kesehatan mulai menghampirinya lagi.

 

Dia dinyatakan nyaris mengalami kebutaan akibat sikap ngeyelnya itu. Peristiwa ini pun dicatat oleh petugas medis dalam jurnal Annals of Internal Medicine.

Seorang dokter di Inggris bernama Denize Atan menjelaskan jika selama melakukan perawatan dia menemukan fakta bahwa si remaja tak hanya kehilangan vitamin B12 tapi juga mineral penting lainnya.

Hal itu disebabkan pola makan si remaja yang hanya memakan kentang dan roti. Pola makan ini disebut sudah dilakukan si remaja sejak duduk di bangku SD.

“Dia kehilangan banyak mineral dari tulangnya, di mana fakta itu cukup mengejutkan bagi anak seusianya,”katanya.

Dokter Denize pun sangat menyayangkan adanya kasus kebutaan yang tergolong langka ini. Terutama karena kejadian ini muncul di negara maju seperti Inggris.

“Kasus ini terbilang langka di negara maju. Kondisi ini bisa disembuhkan jika cepat terdeteksi. Namun jika tidak, bakal menjadi permanen,” ungkap Dokter Denzie dikutip dari Asia One via keepo.me.

#viral #kentang