Rabu, 20 Januari 2021 16:57
Editor : Redaksi

PALOPO - Sekretaris Daerah Kota Palopo, Firmanza DP menyerahkan bantuan peralatan kepada salah satu kelompok usaha binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Palopo, Paguyuban Ibu-ibu Pemasyarakatan (PIPAS), pada Rabu, 20 Januari 2021. Penyerahan bantuan digelar di Auditorium SaokotaE, Rumah Jabatan wali kotà Palopo.

 

Penyerahan bantuan berupa peralatan menjahit dan salon dari Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah Kota Palopo. Hal itu berdasarkan Surat Keputusan (SK) Wali Kota Palopo, Nomor 459/XII/2020 tanggal 11 Desember 2020 tentang penetapan kelompok penerima bantuan peralatan menjahit dan salon melalui kegiatan belanja barang yang akan diserahkan ke masyarakat tahun 2020. 

Pada SK itu ditetapkan PIPAS sebagai penerima. Ada 10 item peralatan bantuan yang diserahkan yakni mesin obras, bak keramas, steamer rambut, catok lurus, hair dryer, catok curly, facial bed, koper make up, perlengkapan make up, dan peralatan facial. Bantuan diterima Ketua PIPAS, Wiwi Indra Sofyan.

Baca Juga : Pemkot Palopo dan Bank Sulselbar Luncurkan Kartu Kredit Pemerintah Daerah

Sekda Kota Palopo mengatakan, bantuan itu sebagai stimulan dan upaya untuk memajukan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Bantuan diberikan kepada kelompok UMKM yang belum mampu berrkembang. 

 

"Dengan adanya bantuan ini tentunya diharapkan nantinya UMKM semakin berkembang dan hasilnya semakin baik yang dengan sendirinya mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta perekonomian daerah," kata Sekda membacakan kata sambutan wali kota Palopo.

Dijelaskan, UMKM adalah bagian dari penopang kesejahreraan masyarakat dan perekonomian daerah. Dan pemerintah terus mendorong kemajuan UMKM dan berperan aktif dalam pengembangan usaha yang ada di Kota Palopo.

Baca Juga : Pemkot Palopo Siapkan 43 Hektar Lahan untuk Gerakan Budidaya Pisang

"Pada hari ini kami telah serahkan bantuan peralatan bagi ibu-ibu paguyuban lapas. Dengan adanya bantuan ini, kelompok UMKM penerima bantuan tentunya dapat memanfaatkan bantuan yang diterima bersama-sama dengan anggota kelompoknya dan dapat dipergunakan dengan sebaik-baiknya untuk kemajuan usaha kelompoknya. Bantuan ini juga perlu dijaga dan dirawat dengan baik dan jangan sampai tidak dimanfaatkan apalagi dipindahtangankan atau dijual," jelasnya.

Sekda berharap bantuan peralatan itu mendapat berkah dari Allah SWT dan bisa menjadi stimulus untuk mengembangkan usaha penerima bantuan. 

"Mudah-mudahan berkah. Semoga bisa menstimulus perekonomian ataupun memacu pendapatan di kelompok sudah yang kita berikan bantuan. Manfaatkan dengan sebaik-baiknya, rawat dan pelihara, karena ini kita menggunakan uang APBD dan otomatis apbd itu adalah uang masyarakat," kunci sekda.