Jumat, 15 Januari 2021 10:01

Ketua JPKPN Wajo Pertanyakan Kabar Adanya "Setoran" Setiap Kades untuk LSM

Fathul Khair Akmal
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Ketua JPKPN Wajo Pertanyakan Kabar Adanya "Setoran" Setiap Kades untuk LSM

Kepala Desa Lapaukke ini, menyangkal jika dirinya menerima uang setoran dari para kepala desa, dia mengaku tidak terlibat dan tidak tahu-menahu dengan adanya setoran uang tersebut.

RAKYATKU.COM, WAJO - Ketua Jaringan Pendamping Kebijakan Pembangunan Nasional (JPKPN) DPC Kabupaten Wajo, Zainuddin, mempertanyakan kabar yang beredar, tentang adanya setoran Rp2 juta setiap kepala desa (kades) di Wajo untuk LSM dan wartawan.

Pernyataan tersebut, disampaikan Zainuddin dalam acara Silaturahmi Pemerintah Daerah, Pemerintah Desa dan Pengurus Ormas/LSM, yang dilaksanakan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Wajo, Kamis 14 Januari 2021, di Ruang Pola Kantor Bupati Wajo.

“Saya pertanyakan adanya isu setoran Rp2 juta setiap kepala desa, siapa yang terima uangnya, dan keberadaan uang itu di mana. Pertanyaan ini saya tujukan kepada ketua APDESI Kabupaten Wajo,” kata Zainuddin.

Baca Juga : Peras Kades, 3 Anggota LSM Diciduk Polisi Wajo

Ketua Asosiasi Pemerintah Desa (APDESI), H. Muhammad Nasir, yang dipersilakan Kepala Badan Kesbangpol Wajo, H. Alamsyah menolak menjawab pertanyaan ketua JPKPN Wajo tersebut.

Merasa tidak puas karena tidak mendapat jawaban, puluhan wartawan dan LSM mencegat H Nasir saat keluar dari gedung pertemuan. Dan langsung diberondong pertanyaan terkait isu setoran Rp2 juta rupiah.

Kepala Desa Lapaukke ini, menyangkal jika dirinya menerima uang setoran dari para kepala desa, dia mengaku tidak terlibat dan tidak tahu-menahu dengan adanya setoran uang tersebut.

Baca Juga : Peras Kades, 3 Anggota LSM Diciduk Polisi Wajo

Namun, Nasir mengakui jika dirinya pernah mendengar adanya informasi tentang setoran Rp2 juta setiap desa.

“Saya memang pernah dengar informasi tentang setoran itu, dan barangkali kepala desa yang ada masalahnya, yang menyetor uang, dan ada yang mengumpulkannya, itu tidak melalui APDESI,” ujarnya.

Sebelumnya, isu setoran Rp2 juta setiap kepala desa, yang katanya untuk LSM dan wartawan, sempat ramai dan diperbincangkan.

Baca Juga : Peras Kades, 3 Anggota LSM Diciduk Polisi Wajo

Sejumlah wartawan dan LSM, merasa keberatan karena namanya dicatut, padahal mereka tidak pernah menerima uang tersebut.

Menurut keterangan sejumlah wartawan dan LSM, sudah puluhan kepala desa yang sudah menyetorkan uangnya, dan dikumpulkan oleh salah seorang oknum berinisial F.

“Dari hasil penelusuran kami, sudah puluhan kepala desa yang sudah menyetorkan uangnya, dan dikumpul sama oknum F, katanya orang inilah yang akan membagikan uang itu kepada wartawan dan LSM,” ujarnya.

Baca Juga : Peras Kades, 3 Anggota LSM Diciduk Polisi Wajo

Bahkan sejumlah wartawan dan LSM siap melaporkan masalah ini, jika bukti-bukti pendukung atas pencatutan nama wartawan dan LSM sudah lengkap. (Red)

Penulis : Abd Rasyid. MS
#LSM