Senin, 11 Januari 2021 12:55

Kerasnya Hantaman Sriwijaya Air SJ 182, Air Laut Naik 15 Meter dan Sempat Dikira Tsunami

Nur Hidayat Said
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Ilustrasi.
Ilustrasi.

sejumlah nelayan mendengar dentuman keras saat Sriwijaya Air menghantam permukaan laut. Disebutkan bahwa air laut sempat naik sampai 15 meter saat kejadian.

RAKYATKU.COM - Pencarian Sriwijaya Air SJ 182 berlanjut hari ini, Senin (11/1/2021). Polisi melakukan back up kegiatan Basarnas sekaligus melibatkan nelayan membantu pencarian pesawat yang jatuh di perairan Kepulauan Seribu itu.

"Kita mem-back up kegiatan dari Basarnas ini dan Baharkam bersama dengan Dir Polair Polda Metro Jaya sedang menurunkan tim penyelam, mereka membackup dari Basarnas," ujar Kapolres Kepulauan Seribu, AKBP Eko Wahyu.

"Jadi dari saya kemarin sudah menginstruksikan dan menyampaikan kepada Babinkamtibmas di Kepulauan Seribu untuk menggerakkan seluruh nelayan-nelayan karena angin barat ini tidak tahu arahnya serpihan ini ke mana. Jadi seluruh masyarakat sama di tingkat Babinkamtibmas sama-sama mencari dan membantu melakukan pencarian dan semuanya hati akan diarahkan ke sini," bebernya.

Baca Juga : Seluruh Penumpang Pesawat Jatuh di Laut Rusia Tewas, Termasuk Seorang Wali Kota

Saat kejadian, kata Eko, sejumlah nelayan mendengar dentuman keras saat Sriwijaya Air menghantam permukaan laut. Disebutkan bahwa air laut sempat naik sampai 15 meter saat kejadian.

"Kemarin itu ada tiga nelayan memberikan informasi awal pada saat jatuhnya pesawat ini karena mereka tidak melihat langsung pesawat jatuh itu, tidak. Pada saat itu hujan lebat di hari H itu sore-sore sekitar jam tiga lewat atau sekitar jam 15.30 WIB-15.50 WIB itu nelayan rajungan. Disebutnya ya itu mendengar suara dentuman keras sekali terus air naik ke atas 10 sampai 15 meter dikira apa ini, bencana, tsunami, dan sebagainya. Ternyata setelah air itu naik ada serpihan-serpihan itu diduga ada jatuh kapal, mereka melaporkan Kapospol, kemudian lapor ke Kapolsek akhirnya kan kita tindaklanjuti laporan ke atas," kata Eko.

 

Dari laporan itu, tim langsung mengecek kejadian awal mula dugaan pesawat jatuh itu. Dan, ditemukan kabel-kabel.

Baca Juga : Pesawat Militer Filipina Jatuh: 29 Tewas, 50 Selamat

"Kecamatan Polsek Kepulauan Seribu Selatan turun langsung dengan alat seadanya dengan para nelayan ya yang ditemukan kabel-kabel itu, serpihan kabel-kabel ada empat bagian itu sore itu," ujarnya.

Sponsored by MGID

Sumber: Detik

Sponsored by advertnative
 
#Sriwijaya Air #Pesawat Jatuh