Minggu, 10 Januari 2021 17:31

"Hasile Negatif Gale," Indah SMS Ayah lalu Kirim Foto Jendela Pesawat yang Tertutup Hujan

Alief Sappewali
Konten Redaksi Rakyatku.Com
"Hasile Negatif Gale," Indah SMS Ayah lalu Kirim Foto Jendela Pesawat yang Tertutup Hujan

Indah terakhir memberi kabar kepada orang tuanya di ruang tunggu bandara beberapa saat sebelum berangkat.

RAKYATKU.COM -- Waktu menunjuk pukul 14.06 WIB. Sabtu (9/1/2021) itu, Indah sudah duduk dalam pesawat. Hujan turun deras.

Indah menatap keluar dari jendela. Pandangan terbatas. Pesawat Lion Air yang parkir tepat di samping Sriwijaya Air nyaris tak terlihat. Saking lebatnya hujan.

Dia memotret suasana hujan dari jendela. Foto itu kemudian dikirimkan kepada adiknya, Nabila. "Doain ya," pinta Indah kepada sang adik lewat pesan WhatsApp.

Baca Juga : Seluruh Penumpang Pesawat Jatuh di Laut Rusia Tewas, Termasuk Seorang Wali Kota

Indah Halima Putri salah seorang penumpang Sriwijaya Air SJ 182 yang kecelakaan. Wanita 26 itu menuju Pontianak bersama suami, Muhammad Rizky Wahyudi, serta anaknya, mertua Rossi Wahyuni, dan keponakan suami.

Beberapa jam sebelum pesawat terbang, Indah sempat mengirimkan pesan mengenai hasil PCR test-nya yang negatif.

 

Indah terakhir memberi kabar kepada orang tuanya di ruang tunggu bandara beberapa saat sebelum berangkat. Sekitar pukul 13.52 WIB, Puput --sapaan Indah-- mengirim pesan singkat kepada ayahnya, Ridwan.

Baca Juga : Pesawat Militer Filipina Jatuh: 29 Tewas, 50 Selamat

"Ba pagi tadi hasil swab PCR e lah ngeluo hasil e negatif gale (Bapak, pagi tadi hasil swab PCR sudah keluar, hasilnya negatif semua), jadi kami langsung berangkat saraikak ke Pontianak (jadi, kami langsung berangkat semua ke Pontianak)," bunyi pesan Puput kepada ayahnya.

Sponsored by MGID

"Ikak lah di ruang tunggu lagi nunggu pesawat e delay, ujan deras nian (Ini sudah di ruang tunggu, lagi nunggu pesawat delay, hujan deras sekali)," lanjut Puput.

Namun, Puput tidak menyebut berapa jam pesawat delay karena cuaca yang kurang baik.

Baca Juga : KNKT Sudah Kantongi Isi Rekaman 2 Jam Percakapan Pilot Sriwijaya Air Sebelum Menghantam Laut

Seharusnya Puput dan keluarga terbang ke Pontianak hari ini, Minggu (10/1/2021). Ternyata dimajukan.

"Kami syok. Kemarin rasanya lida kelu sekali," tutur Ridwan seperti dikutip dari Tribun.sumsel.com. Ridwan tinggal di Desa Sungai Pinang 2, Kecamatan Sungai Pinang, Ogan Ilir, Sumatera Selatan.

Sponsored by advertnative
 
#Pesawat Jatuh #Sriwijaya Air