Selasa, 05 Januari 2021 13:02

Ada 644 Juta Tunarungu di Dunia, Temuan Mahasiswi Kedokteran Saudi Ini Membuatnya Bisa Mengemudi

Alief Sappewali
Konten Redaksi Rakyatku.Com
ILUSTRASI
ILUSTRASI

Penemuan ini akan memungkinkan sekitar 644 juta orang tunarungu di seluruh dunia untuk mengendarai mobil.

RAKYATKU.COM -- Tidak ada yang tak mungkin di dunia ini. Ilmu Allah yang dititipkan pada mahasiswi kedokteran ini sangat menolong 644 juta penyandang tunarungu di dunia.

Mahasiswi itu Renad Hussain. Dia tengah menimba ilmu di Fakultas Kedokteran King Saud University, Arab Saudi. Hussain menemukan sistem untuk membantu orang tuli mengemudi.

Dia memenangkan World Intellectual Property Organisation Cup sebagai penemu wanita terbaik di dunia tahun 2020.

Sebelumnya, Renad Hussain memenangkan medali emas di Pameran Internasional Penemuan dan Inovasi di Malaysia tahun 2019. Dia juga meraih medali emas di Olimpiade Internasional Korea untuk penemuan terbaik di dunia 2020.

Dikutip dari Saudi Al Akhbariya TV, Hussain berbicara tentang penemuannya baru-baru ini. Beberapa negara mencegah tunarungu untuk mengemudi. Itu yang mendorongnya untuk memikirkan solusi masalah tersebut.

"Solusinya adalah menemukan sensor akustik yang menerjemahkan suara eksternal dan mengirimkannya ke pengemudi kendaraan melalui layar. Penyandang tunarungu dapat mengidentifikasi suara di sekitarnya," tambahnya.

"Karena banyak orang tunarungu yang tidak bisa membaca, saya menambahkan warna dan gambar ke sensor. Ini cara tercepat untuk waspada," katanya.

Penemuan ini akan memungkinkan sekitar 644 juta orang tunarungu di seluruh dunia untuk mengendarai mobil. Sensor ini akan memberi mereka kemampuan untuk merasakan suara melalui indera penglihatan.

Alat ini akan mengurangi risiko yang ditimbulkan oleh para tunarungu dan orang lain.

 

#tunarungu