Sabtu, 26 Desember 2020 18:02

Saddam Husein Mati Dihukum Gantung, Presiden Iran: Donald Trump Tak Akan Bernasib Lebih Baik

Nur Hidayat Said
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Hassan Rouhani. (Foto: NBC News)
Hassan Rouhani. (Foto: NBC News)

Hassan Rouhani memprediksi Donald Trump akan mengalami nasib serupa Saddam Hussein, yang digantung di penjara Baghdad 14 tahun lalu.

RAKYATKU.COM - Presiden Iran, Hassan Rouhani, menyebut Donald Trump sebagai "orang gila" dan menyamakannya dengan eks pemimpin diktator Irak, Saddam Hussein.

Rouhani memprediksi Presiden Amerika Serikat itu akan mengalami nasib serupa Saddam Hussein, yang digantung di penjara Baghdad 14 tahun lalu.

"Hari ketika orang gila itu digantung adalah hari di mana orang-orang merayakan kemenangan terakhir," kata Rouhani dikutip dari The Independent, Sabtu (26/12/2020).

Baca Juga : Salah Satunya Digunakan Militer Amerika Serikat, Ini 5 Senjata yang Dimiliki KKB Papua

"Nasib Trump tak akan lebih baik dari Saddam," ucapnya.

Pernyataan Rouhani disampaikan empat pekan sebelum Trump meninggalkan jabatannya dan berpotensi akan menghadapi gugatan sipil dan kriminal oleh otoritas federal dan negara bagian termasuk sejumlah laporan selama dan sebelum dia menjabat.

 

Pemerintah Trump menarik diri dari kesepakatan nuklir 2015 yang melibatkan Iran dan kekuatan dunia lainnya dan mengeluarkan kebijakan menekan perekonomian Iran.

Baca Juga : Covid-19 Sudah Bunuh 4 Juta Jiwa di Dunia

Trump memperberat sanksi ekonominya, termasuk menargetkan perusahaan non-Amerika yang berinvestasi atau melakukan kerjasama bisnis dengan Iran. Kebijakan ini menghancurkan ekonomi Iran, yang juga hancur dihantam pandemi virus corona.

Rouhani menyebut Saddam Hussein dan Trump sama-sama penyerang labil. Irak saat dipimpin Saddam Hussein pernah berperang dengan Iran selama delapan tahun pada 1980. Ratusan ribu orang tewas, dan Iran menderita kehilangan terbesar.

"Satu orang gila di wilayah kita ialah Saddam, yang memerangi bangsa kita, dan orang gila lainnya adalah Trump, yang memerangi rakyat kita,” ujarnya.

Baca Juga : Studi Terbaru: Virus Corona Mungkin Sudah Ada di AS sejak 2019

“Yang satu melakukan perang militer pada kita, sementara yang lain melakukan perang ekonomi,” lanjutnya.

Saddam Hussein, yang ditangkap oleh pasukan AS setelah invasi Irak. Dia dihukum gantung yang disaksikan para musuh politiknya.

#Hassan Rouhani #Donald Trump #Iran #Amerika Serikat