Jumat, 25 Desember 2020 22:01

"Bukan Besar, tapi Buesar Sekali," Mensos Risma Kaget Anggaran Perbaikan Data Rp1,3 Triliun

Alief Sappewali
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Menteri Sosial, Tri Rismaharini
Menteri Sosial, Tri Rismaharini

Dana dimaksud untuk perbaikan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) penyaluran bantuan sosial (bansos).

RAKYATKU.COM - Namanya kementerian, anggarannya besar-besar. Bayangkan, untuk perbaikan data saja, dananya mencapai Rp1,3 triliun.

Tri Rismaharini yang baru saja dilantik menjadi Menteri Sosial dibuat kaget. "Waduh, mati kalau kita enggak hati-hati. Itu uang bukan besar, tapi buesar sekali," ucap Risma di kantornya, Rabu (23/12/2020).

Dana dimaksud untuk perbaikan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) penyaluran bantuan sosial (bansos).

Program perbaikan DTKS bertujuan memperbarui data warga di setiap daerah. Agar bansos tidak salah sasaran. Data ini sudah harus digunakan pada Januari 2021 saat bansos didistribusikan.

"Jadi mari tolong dipikirkan bagaimana bisa mengevaluasi data dengan efisien. Sisanya bisa kita bantu dengan orang lain," kata dia seperti dikutip dari CNNIndonesia.com.

Risma mengaku sudah terbiasa menangani program dengan bantuan elektronik, sehingga akan mudah pula untuk memperbarui DTKS. Menurut Risma, ini adalah soal mensinkronisasi data yang ada.

"Dengan program ini, saya sebetulnya sudah biasa nanganin dengan elektronik. Kita akseskan dengan data kependudukan. Itu, kan, mereka ada akte kelahiran, data kematian, data itu bisa langsung sinkron," kata mantan wali kota Surabaya itu.

#mensos risma