Minggu, 13 Desember 2020 15:07

Studi Baru: Covid-19 Bisa Sebabkan Disfungsi Ereksi

Nur Hidayat Said
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Ilustrasi.
Ilustrasi.

Disfungsi ereksi bisa terjadi lantaran Covid-19 mengakibatkan masalah pada pembuluh darah.

RAKYATKU.COM - Meski awalnya menyerang sistem pernapasan, Covid-19 juga bisa berdampak pada kesehatan tubuh yang lain.

Studi terbaru menunjukkan, penderita Covid-19 bisa mengalami kerusakan organ dan disfungsi ereksi.

Mengutip The Sun, disfungsi ereksi bisa terjadi lantaran Covid-19 mengakibatkan masalah pada pembuluh darah. Ada banyak pasien Covid-19 yang sembuh, tetapi masih mengalami efek infeksi virus.

Baca Juga : 

Misalnya, kelelahan dan sesak napas. Organ dalam tubuh juga mengalami kerusakan.

Studi The Coverscan menunjukkan, 70% dari 200 pasien Covid-19 yang dipindai menunjukkan kerusakan satu atau lebih organ.

Beberapa organ yang sering mengalami kerusakan adalah jantung, paru-paru, hati, dan pankreas.

 

Selain menyebabkan disfungsi ereksi dan kerusakan organ, infeksi virus corona juga membuat pasien Covid-19 mengalami nyeri otot, penurunan fungsi indra penciuman dan pencecap, serta kelelahan hebat setelah 12 minggu terinfeksi virus.

Hal ini merupakan hasil penelitian yang dilakukan oleh King’s College London. Hal itu memperlihatkan, pasien yang dinyatakan sembuh pun masih membutuhkan perawatan kesehatan yang memadai.

Karena dampaknya yang berbahaya untuk kesehatan tubuh, masyarakat sebaiknya menerapkan protokol kesehatan secara disiplin. Selain itu, tentunya menjaga kesehatan tubuh.

#Covid-19 #Satgas Covid-19 #ereksi