Sabtu, 05 Desember 2020 12:15

Taufan Pawe Tegur JRM, Pengurus Golkar Sulsel: Bukti Ketegasan TP

Adil Patawai Anar
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Ketua DPD I Golkar Sulsel Taufan Pawe (kiri) bersama Wakil Sekretaris Komunikasi Publik DPD I Golkar Sulsel, Zulham Arief (kanan).
Ketua DPD I Golkar Sulsel Taufan Pawe (kiri) bersama Wakil Sekretaris Komunikasi Publik DPD I Golkar Sulsel, Zulham Arief (kanan).

"Menetapkan usungan untuk setiap calon kepala daerah itu bukan perkara mudah, DPP Partai Golkar yang keluarkan rekomendasi, ada tanda tangan Ketum Airlangga Hartarto, artinya ini instruksi langsung dari Ketum Partai Golkar, seluruh kader wajib menjalankan dan mengawal perintah tersebut,"

MAKASSAR - Wakil Sekretaris Komunikasi Publik DPD I Golkar Sulsel, Zulham Arief mengatakan, teguran Taufan Pawe kepada John Rende Mangontan (JRM) merupakan bukti ketegasan ketua DPD I Golkar Sulsel dalam menjaga simbol kebesaran Partai.

Zulham menjelaskan, Wali Kota Parepare itu menjalankan perintah Partai Golkar yang tertulis dalam bentuk instruksi Ketua Umum Airlangga Hartarto. Ketua DPD I wajib memberikan sanksi tegas kepada kader atau anggota Fraksi Golkar bilamana memiliki sikap tidak memenangkan calon usungan Partai Golkar.

"Menetapkan usungan untuk setiap calon kepala daerah itu bukan perkara mudah, DPP Partai Golkar yang keluarkan rekomendasi, ada tanda tangan Ketum Airlangga Hartarto, artinya ini instruksi langsung dari Ketum Partai Golkar, seluruh kader wajib menjalankan dan mengawal perintah tersebut," kata Zulham kepada awak media, Sabtu, 5 Desember 2020.

Baca Juga : 

Ia menambahkan, Ketua DPD I Sulsel Taufan Pawe pada disetiap kesempatan, selalu menyampaikan bahwa Fraksi Golkar adalah wajah terdepan Partai. Dalam hal ini Taufan Pawe menaruh kepercayaan dan penghargaan yang besar kepada anggota fraksi. Maka sudah menjadi tugas utama anggota Fraksi Golkar harus menjaga simbol kebesaran Partai, salah satunya dengan berjuang memenangkan usungan Golkar disetiap dapilnya.

"Akan ada evaluasi kepada kader yang tidak mengikuti perintah partai, hal ini sebagai bentuk penegasan bahwa sebagai kader kita harus bekerja profesional. Jangan mencampur adukan masalah pribadi masuk kedalam Partai," pungkasnya.

#DPD I Golkar Sulsel