Kamis, 26 November 2020 23:17

TV Menyala, Pintu Rumah Terbuka, Boby Karaeng Raja Ditemukan Tak Bernyawa

Nur Hidayat Said
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Kondisi jenazah Boby Karaeng Raja saat ditemukan.
Kondisi jenazah Boby Karaeng Raja saat ditemukan.

"Bunyi-bunyi pintu rumahnya ditiup angin, jadi saya ke sebelah. Pas saya melihat ke dalam ada ji. Saya lihat motornya dan televisi juga menyala dan pintu kamarnya terbuka."

RAKYATKU.COM, JENEPONTO - Ditemukan sesosok mayat laki-Laki di BTN Karisa Indah Lestari, Kecamatan Bimamu, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan, Kamis (26/11/2020).

Mayat tersebut dikenali warga setempat bernama Boby (48) yang biasa disapa Karaeng Raja. Korban ditemukan sudah tidak bernyawa oleh tetangganya, Suada.

Suada mengatakan, awalnya dia ingin menutup pintu rumah pintu rumah Karaeng Raja karena bunyi berisik diterpa angin.

Baca Juga : 

"Bunyi-bunyi pintu rumahnya ditiup angin, jadi saya ke sebelah. Pas saya melihat ke dalam ada ji. Saya lihat motornya dan televisi juga menyala dan pintu kamarnya terbuka," terangnya.

"Saya juga mencium bau busuk, saya kira ada tikus mati. Jadi saya tidak jadi masuk dan kembali ke rumahku," tambahnya ibu rumah tangga itu.

Selanjutnya, Suada yang penasaran dengan bau busuk tersebut, berkunjung ke ke rumah tetangganya bernama Daeng Rumpa untuk ditemani ke rumah Karaeng Raja.

 

"Sebelum saya ke sana, saya ceritakan ke tetangga, saya bilang kenapa ini Kareng Raja na dua hari saya tidak lihat. Pikiran saya mungkin ke Makassar ki karena dua hari ini tidak keluar-keluar rumah," tuturnya.

Sauda bersama Daeng Rumpa serta anak Daeng Rumpa, Patir, lalu menuju rumah Karaeng Raja. "Kubilang temanika ke sebelah ka takut-takut ka sendiri. Jadi na temani ma ke sebelah. Jadi pas saya di belakang motornya kulihat mi tangannya Karaeng Raja hitam ki, tapi saya tidak melihat mukanya," ujarnya.

Saat itu, dia pun langsung shock dan lemas setelah melihat sebagian tubuh Karaeng Raja.

"Saya berteriak ke bapaknya Patir, bilang ke siniki-kesiniki meninggal ki Karaeng Raja. Jadi na bilang janganki dulu masuk, Bu, lebih baik laporki di Pak Nasir yang polisi, jadi saya kesana mi pak," jelasnya

Menurut Suada, dua hari rumah almarhum tertutup dan tinggal sendiri.

Namun, Suada menyebutkan pernah ada yang naik mobil memanggil nama Karaeng Raja. "Kemarin ada mobil ke sini, ada tamunya sempat ji berteriak-teriak. Na panggil Kareng Raja, tapi tidak ada suaranya kudengar dan mobil itu langsungji balik pulang," katanya

Informasi dihimpun, jenazah lalu dibawa ke Rumah Sakit Lanto Daeng Pasewang untuk dilakukan visum dan menunggu pihak keluarga.

Penulis : Samsul Lallo
#jeneponto #penemuan mayat