Senin, 23 November 2020 22:37

Korban Penikaman oleh Pendukung Adama Perlihatkan Perut yang Dibelah hingga Dada oleh Dokter

Alief Sappewali
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Mus dan istri
Mus dan istri

Pria 48 tahun itu juga menunjukkan bekas sayatan dan jahitan pada perutnya pasca dioperasi.

RAKYATKU.COM,JAKARTA - Kondisi Muharram Madjid, tim sukses Appi-Rahman korban penusukan pada debat perdana Pilkada Makassar 2020, tengah dalam pemulihan.

Musjaya, demikian ia biasa disapa, telah keluar dari rumah sakit sejak tiga hari lalu.

Seperti keterangan Polda Metro Jaya, Musjaya ditikam atas perintah salah satu pelaku MNM (50), pada 7 November 2020 lalu. MNM sendiri diketahui sebagai pendukung paslon Danny-Fatma (Adama).

Baca Juga : 

Ditemui di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Senin (23/11/2020), Mus mengaku kondisinya saat ini sudah 80 persen.

Mus sudah bisa bersenda gurau. Dia juga sudah bisa tertawa lepas meski pucat di wajahnya masih jelas terlihat. Sesekali ia meringis dan memegangi perutnya yang masih tertutup perban.

Pria 48 tahun itu juga menunjukkan bekas sayatan dan jahitan pada perutnya pasca dioperasi. Mus menjelaskan, saat dioperasi, perut bagian depan hingga di bawah dada dibelah untuk mengobati luka tusukan benda tajam pada bagian pinggul kirinya.

 

"Dari depan dibelahnya. Bukan dari samping atau dari belakang. Pertimbangannya karena ada tulang belakang," jelas Mus.

Saat operasi, sejumlah ususnya dipotong-potong kemudian disambung kembali untuk menjangkau luka tusukan tersebut.

"Rencananya hari ini mau ganti perban lagi," katanya.

Mus juga sudah bisa berjalan walau masih tertatih-tatih. Makanan yang ia konsumsi pun masih harus yang lembut, misalnya bubur dan roti.

"Kalau jalan masih sedikit nyeri. Badan tidak bisa terlalu tegap. Saya melakukan terapi sendiri. Setiap pagi, saya ayunkan kedua tangan seperti orang senam," aku Mus.

 

#Pilkada Makassar #appi-rahman #musjaya