Jumat, 20 November 2020 08:02

Lomba Video RSUD Barru, Kampanyekan Satu Tekad untuk Indonesia Sehat

Nur Hidayat Said
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Pemenang lomba video tepuk tangan sehat tersebut masing-masing, juara pertama Tim Perawatan VIP, peringkat kedua Tim Perawatan Asoka 1, dan peringkat ketiga Tim Covid-19.
Pemenang lomba video tepuk tangan sehat tersebut masing-masing, juara pertama Tim Perawatan VIP, peringkat kedua Tim Perawatan Asoka 1, dan peringkat ketiga Tim Covid-19.

Semua paramedis di tiap ruang pelayanan di RSUD Barru yang dipimpin oleh Direktur, Andi Nikmawati ini, turut serta mengirimkan video kreatifnya.

RAKYATKU.COM, BARRU - Lomba video tepuk tangan selama 56 detik sukses digelar RSUD Barru. Lomba itu masih dalam rangka Hari Kesehatan Nasional.

Lomba lingkup internal ini diselenggarakan secara sederhana, tetapi tetap menghibur. Lomba ini memberikan nuansa tersendiri di masa pandemi Covid-19.

Semua paramedis di tiap ruang pelayanan di RSUD Barru yang dipimpin oleh Direktur, Andi Nikmawati ini, turut serta mengirimkan video kreatifnya.

Baca Juga : 

Filosofi lomba video tepuk tangan ini, di antaranya adalah menyampaikan pesan untuk ucapan Selamat Hari Kesehatan Nasional, dengan tema "Satukan Tekad untuk Indonesia Sehat". Selain itu, lomba video tepuk tangan ini adalah bagian dari kampanye pola hidup sehat.

"Alhamdulillah lomba video ini dapat terselenggara dengan baik," kata Nikmawati ketika diwawancarai wartawan, Kamis (19/11/2020).

Adapun pemenang lomba video tepuk tangan sehat tersebut masing-masing, juara pertama Tim Perawatan VIP, peringkat kedua Tim Perawatan Asoka 1, dan peringkat ketiga Tim Covid-19. Selain itu, beberapa juara harapan secara berurut yakni Tim Perawatan Mawar, Tim Instalasi Farmasi, dan Tim Poli THT.

 

Lomba kreatif dengan mengampanyekan pola hidup sehat semacam ini turut mengingatkan publik pada kebiasaan baru yang sedang dijalankan sebagian besar masyarakat pada masa pandemi Covid-19. Banyak bergerak biar tubuh sehat.

Memang dapat berisiko apabila seluruh aktivitas tidak dibarengi dengan pola hidup yang sehat. Apalagi kalau hanya bekerja dari rumah, yang bisa duduk dan rebahan terlalu lama.

Kebiasaan baru dalam bekerja di rumah ternyata juga bisa memicu berbagai penyakit. Mulai dari penyakit jantung, paru-paru, hingga penyumbatan pada pembuluh darah.

Hal ini terungkap dalam rilis Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN).

“Duduk terus-menerus dan melihat laptop atau komputer membuat mata bisa capek. Rapat yang dilakukan terus sampai malam, juga dapat menimbulkan stres. Apalagi jika kemudian mengakibatkan kurang tidur. Tensi bisa naik, lalu bisa jadi timbul penyakit pencernaan, penyakit lambung, karena mungkin makan juga tidak teratur,” ujar dr. Vito Anggarino Damay, Junior Doctor Network.

Pesan itu disampaikan dalam dialog produktif dengan tema “Awasi Penyakit Tidak Menular untuk Tetap Produktif dan Aman Covid-19” di Media Center Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN), Senin (9/11/2020) lalu.

Dia juga menambahkan, malas bergerak juga dapat mengakibatkan obesitas, dan naiknya kolesterol. Namun, berbagai risiko tersebut bisa dicegah dengan banyak bergerak.

“Kuncinya adalah bagaimana kita bergerak. Kalau kita bergerak, maka imunitas bisa meningkat. Karena imunitas ini terdiri dari sel-sel kekebalan tubuh. Sel-sel kekebalan tubuh ini lancar kalau sirkulasi lancar, maka pompa jantung kita baik," terang dr. Vito.

Penulis : Achmad Afandy
#RSUD Barru #Hari Kesehatan Nasional #Satgas Covid-19