Kamis, 12 November 2020 23:56

Produsen Sepatu Vans Tawarkan Rp30 Triliun untuk Beli Supreme

Nur Hidayat Said
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Ilustrasi.
Ilustrasi.

VF Corp, yang juga menaungi merek-merek seperti The North Face dan Timberland, mengatakan akan melakukan pembayaran tambahan hingga US$300 juta, tergantung pada pencapaian penutupan pasca-kesepakatan tertentu.

RAKYATKU.COM - VF Corp dikabarkan akan membayar US$2,1 miliar atau sekitar Rp29,5 triliun untuk membeli perusahaan pakaian streetwear Supreme.

Langkah itu bakal menambah merek populer lain ke daftar merek milik pembuat sepatu Vans tersebut.

VF Corp, yang juga menaungi merek-merek seperti The North Face dan Timberland, mengatakan akan melakukan pembayaran tambahan hingga US$300 juta, tergantung pada pencapaian penutupan pasca-kesepakatan tertentu.

Investor Supreme saat ini yakni Carlyle Group dan firma ekuitas swasta yang berbasis di New York Goode Partners menjual saham mereka di perusahaan yang didirikan oleh pengusaha Amerika-Inggris James Jebbia pada tahun 1994 tersebut.

Dikenal dengan logo kotak merahnya dengan tulisan "Supreme" dalam warna putih, merek ini telah mendapatkan penggemar gaya hypebeasts, atau penggemar gaya streetwear, dengan peluncuran produk mulai dari hoodies hingga ponsel burner yang terjual dalam hitungan menit dan orang-orang mengantri di luar 12 tokonya di seluruh dunia selama berjam-jam.

Suplai yang terbatas telah membantu Supreme memperoleh cap di kalangan anak muda dan memungkinkannya mengenakan harga yang jauh lebih tinggi daripada merek streetwear lain seperti VF's Vans dan Nike.

 

“Model kelangkaan, kebaruan dan pengaruh sosial yang kuat ini mendukung kekuatan harga yang berarti menghasilkan keuntungan terbaik di kelasnya,” kata Kepala Eksekutif VF Corp Steve Rendle.

Dia bilang VF Corp memperkirakan pasar streetwear yang lebih luas menjadi peluang global sekitar US$ 50 miliar dan Supreme berada di episentrum pasar ini.

Eksekutif VF Corp mengatakan kesepakatannya dengan Supreme akan membantu meningkatkan bisnis e-commerce, yang menjadi lebih mendesak bagi pembuat pakaian dan alas kaki karena pandemi Covid-19.

Supreme, yang telah berkolaborasi dengan banyak nama fesyen terkemuka termasuk Louis Vuitton serta Nike, Levi dan Vans, mendapatkan lebih dari 60% pendapatannya dari bisnis online.

Kesepakatan itu, yang diharapkan akan selesai pada akhir tahun 2020, diperkirakan akan memberikan kontribusi setidaknya US$ 500 juta pendapatan dan laba per saham yang disesuaikan sebesar 20 sen pada tahun fiskal 2022.

Sumber: Reuters

#Vans #Supreme