Kamis, 05 November 2020 10:19
Pemilihan Presiden AS

Di Ambang Kekalahan, Trump Layangkan Tuntutan Hukum

Suriawati
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Donald Trump
Donald Trump

Tim kampanye Trump, yang melihat jalannya menuju kemenangannya kian menyempit, melayangkan serangkaian tuntutan hukum terkait perhitungan suara.

RAKYATKU.COM - Pemilihan presiden AS yang belum diputuskan memasuki fase baru pada hari Rabu, ketika Joe Biden dinyatakan sebagai pemenang Michigan dan Wisconsin, dua negara bagian penting yang dimenangkan oleh Donald Trump empat tahun lalu.

Di sisi lain, tim kampanye Trump, yang melihat jalannya menuju kemenangannya kian menyempit, berupaya meminta penghitungan ulang di Wisconsin.

Mereka kemudian mengumumkan bahwa mereka telah mengambil tindakan hukum untuk menghentikan penghitungan suara di Michigan.

Baca Juga : Joe Biden Terpilih Sebagai Presiden AS

Selain itu, mereka juga akan meminta pengadilan agar menantang keputusan Mahkamah Agung yang memperbolehkan surat suara Pennsylvania dihitung setelah Hari Pemilihan, serta perpanjangan tenggat waktu pemungutan suara di Pennsylvania.

Mereka juga meminta untuk memisahkan surat suara yang terlambat absen di Georgia.

 

Peluang Trump untuk memenangkan masa jabatan kedua bergantung pada apakah dia mampu mempertahankan kemenangan di negara bagian seperti Georgia dan Pennsylvania.

Baca Juga : Pantau Hasil Sementara Pemiihan Presiden AS di Sini!

Saat ini ratusan ribu surat suara masuk masih dihitung di Pennsylvania. Tapi kubu Biden yakin dapat menyalip Trump di medan pertempuran ini.

Tapi, dalam kasus terburuk bagi Trump, jika Biden bisa menguasi Nevada dan Arizona, mantan wakil presiden itu bisa memenangkan pemilihan bahkan tanpa Pennsylvania.

“Saya di sini bukan untuk menyatakan bahwa kami telah menang,” kata Biden dalam pidatonya Rabu sore di Wilmington, dikutip Nytimes. "Tetapi saya di sini untuk melaporkan bahwa ketika penghitungan selesai, kami yakin kami akan menjadi yang terbaik. pemenang."

#Pemilu AS #Pemilu AS 2020