Senin, 19 Oktober 2020 12:12
Ilustrasi.
Editor : Nur Hidayat Said

RAKYATKU.COM - Sedikitnya 15 orang tewas dan lebih dari 150 lainnya luka-luka ketika seorang pembom bunuh diri berhasil meledakkan mobil bermuatan bahan peledak yang dikendarainya, di luar markas polisi di Firozkoh, Provinsi Ghor, Afghanistan.

 

Pejabat-pejabat Afghanistan mengutuk serangan pada hari Minggu (18/10.2020) di provinsi miskin itu sebagai tindakan terorisme, dan mengatakan sebagian besar korban adalah warga sipil. Ledakan dahsyat itu juga merusak beberapa kantor pemerintah di dekatnya.

Kepala rumah sakit di provinsi itu, Mohammed Omer Lalzad, mengatakan bahwa sejumlah korban luka-luka berada dalam kondisi kritis. Dia memperkirakan jumlah korban tewas akan meningkat.

Baca Juga : Korban Tewas Akibat Gempa di Afghanistan Capai 1.000 Orang

Belum ada kelompok yang mengaku bertanggung jawab, meskipun Kementerian Dalam Negeri Afghanistan menyalahkan pemberontak Taliban.

 

Penjabat Duta Besar Amerika Untuk Afghanistan Ross Wilson mengutuk serangan itu. Lewat Twitter ia mencuit “warga Afghanistan tidak berdosa kembali tewas dalam serangan tidak berperikemanusiaan hari ini di #Ferozkoh di propinsi #Ghor. Penghancuran dan pertumpahan darah ini harus dihentikan. Warga Afghanistan berhak menjalani kehidupan mereka secara damai."

Sumber: VOA Indonesia