Sabtu, 03 Oktober 2020 16:00

Belum Kendor, Wagub Beber Upaya Penanganan Covid-19 di Sulsel

Alief Sappewali
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Wagub Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman
Wagub Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman

Pemprov Sulsel terus meningkatkan rumah sakit rujukan Covid-19, tes masif, menghadirkan laboratorium PCR di provinsi dan kabupaten/kota, serta program Duta Wisata Covid-19.

RAKYATKU.COM - Angka positif Covid-19 di Sulsel masih terus bertambah. Kini, angkanya sudah di atas 15.000 kasus. Pemerintah Provinsi Sulsel tidak putus asa.

Wakil Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman bilang, pihaknya terus berbuat. Melakukan segala cara untuk menekan laju penularan virus corona.

Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan terus melakukan upaya hulu dan hilir.

Baca Juga : Hanya Dua Hari, ASN Pemprov Sulsel Kumpulkan 17.661 Mushaf Al-Qur'an untuk Disumbangkan

Andi Sudirman menyebut, mulai dari peningkatan rumah sakit rujukan Covid-19, tes masif, menghadirkan laboratorium PCR di provinsi dan kabupaten/kota, serta program Duta Wisata Covid-19.

Khusus Duta Wisata Covid-19, Sulsel termasuk pionirnya. Warga yang teridentifikasi sebagai orang dalam pengawasan (ODP) dan orang tanpa gejala (OTG) dikarantina di hotel.

 

Hotel tempat karantina berada di Makassar. Pasien bukan hanya warga Makassar, tetapi juga dari kabupaten/kota. Seluruh biayanya ditanggung Pemprov Sulsel selama masa karantina.

Baca Juga : Pemprov Sulsel Gelontorkan Bonus Rp11 Miliar untuk Peraih Medali PON, Cair Januari 2022

"Yang kami pikirkan, di daerah harus pertahankan pangan dan menjaga zona hijau," jelas Wagub saat menerima rombongan anggota Komisi VIII DPR RI, Jumat (2/10/2020).

Sponsored by MGID

Dalam kesempatan itu, Wagub didampingi pimpinan Bappelitbangda, Dinas Sosial, BPBD, Dinas Kesehatan lingkup Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan beserta lembaga penyandang disabilitas dan LSM.

Rombongan Komisi VIII DPR RI itu dalam rangka meminta masukan untuk pembahasan rancangan undang-undang penanggulangan bencana.

Baca Juga : Vaksinasi PKK Sulsel Sasar 56.910 dalam Sehari, Plt Gubernur: Bukti Kekuatan Ibu-Ibu sebagai Penggerak

RUU nantinya akan memperbarui UU Nomor 24 Tahun 2007. Dalam undang-undang yang lama belum mencakup bencana non alam seperti pandemi Covid-19.

Sponsored by advertnative
 
#Satgas Covid-19 #Pemprov Sulsel