Selasa, 15 September 2020 23:03

Demi Uang Asuransi, Perempuan Cantik Ini Gergaji Tangannya Sendiri

Nur Hidayat Said
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Julija Adlesic. (Foto: Mirror)
Julija Adlesic. (Foto: Mirror)

Sebuah investigasi mengungkap kalau Adlesic sudah mendaftarkan diri ke lima perusahaan asuransi dalam setahun sebelum peristiwa tangannya terpotong terjadi.

RAKYATKU.COM - Perempuan berusia 22 tahun asal Slovenia, Julija Adlesic, dikenakan hukuman dua tahun penjara atas tuduhan telah melakukan penipuan.

Adlesic dinilai telah dengan sengaja menggergaji tangan kirinya demi bisa mengklaim uang asuransi senilai GBP1 juta atau Rp19 miliar.

Adlesic dan pacarnya mengklaim tangan Adlesic terpotong sampai ke dekat area siku dalam sebuah kecelakaan ketika Adlesic memotong cabang-cabang pohon. Keduanya bergegas ke rumah sakit untuk segera mendapatkan perawatan.

Baca Juga : 

Namun, pengadilan di Kota Ljubljana, Slovenia, menemukan pasangan ini telah dengan sengaja memotong tangan kiri Adlesic dengan sebuah gergaji bundar sehingga mereka bisa membuat sebuah klaim palsu ke asuransi.

Sebuah investigasi mengungkap kalau Adlesic sudah mendaftarkan diri ke lima perusahaan asuransi dalam setahun sebelum peristiwa tangannya terpotong terjadi.

Pacar Adlesic, 30 tahun, yang namanya tidak dipublikasi, mencari informasi di internet tentang tangan palsu beberapa hari sebelum kecelakaan terjadi.

Dalam persidangan Adlesic diketahui sedang terlilit utang dan berencana mengajukan kebangkrutan.

Kendati divonis hukuman 2 tahun penjara, Adlesic bisa melangkah bebas dari pengadilan setelah hakim menyatakan dia bukan orang yang berbahaya dan tidak akan mengulangi kesalahannya. Sedangkan pacar Adlesic ditahan dan dikenai hukuman 3 tahun penjara.

Di persidangan diketahui Adlesic berharap bisa mendapatkan uang asuransi sekitar GBP900 ribu agar bisa melunasi utang-utangnya. Adlesic berkeras dia tidak bersalah.

“Tidak ada di dunia ini yang mau jadi lumpuh. Masa muda saya sudah dihancurkan. Tangan saya cacat pada usia 20 tahun. Hanya saya yang tahu bagaimana itu terjadi,” kata Adlesic.

Pengadilan menemukan bahwa Adlesic dan pacarnya dengan sengaja membiarkan tangan yang luka karena digergaji itu dengan berdiam diri di rumah, bukannya segera ke rumah sakit.

Ini untuk memastikan kecacatan itu bersifat permanen. Namun, tangan Adlesic akhirnya dioperasi oleh tim dokter bedah dan bisa diperbaiki lagi.

Sumber: Mirror

#Ekstrem #Asuransi #Gergaji Tangan