Selasa, 15 September 2020 10:40

Bupati Jeneponto Positif Covid-19, Rumah Jabatan Terkunci untuk Seluruh Tamu

Alief Sappewali
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Suasana rumah jabatan bupati Jeneponto, Selasa (15/9/2020).
Suasana rumah jabatan bupati Jeneponto, Selasa (15/9/2020).

Iksan Iskandar dan istri sempat berolahraga pagi di ruang terbuka samping rujab. Tidak didampingi ajudan atau sespri.

RAKYATKU.COM,JENEPONTO -- Suasana di rumah jabatan bupati (rujab) Jeneponto tidak seperti biasanya. Tampak sepi. Tidak ada tamu yang berkunjung.

Kabag Humas dan Protokol Pemkab Jeneponto, Mustaufiq Patta mengatakan, Bupati Iksan Iskandar bersama istri, Hamsiah Iksan tidak menerima tamu untuk sementara waktu.

"Saat ini seluruh aktivitas dikurangi. Tim jaga Satpol PP diminta untuk tidak memberi izin pada siapapun tamu yang akan bertamu ke rumah jabatan," ujar Mustaufiq, Selasa (15/9/2020).

Baca Juga : 

Ia menyebutkan, kondisi Iksan Iskandar bersama istri cukup sehat. Tidak gejala. Mereka terkonfirmasi positif Covid-19 setelah melakukan swab test.

"Pagi ini Bapak Bupati beserta istri tetap seperti biasa. Olahraga pagi di ruang terbuka samping rujab. Tidak didampingi ajudan atau sesprinya," terang Mustaufiq.

Pantauan Rakyatku.com, Bupati Jeneponto Iksan Iskandar masih sempat memimpin coffee morning pada Senin pagi (14/9/2020). Ditempat itu sejumlah pimpinan OPD hadir, termasuk wabup dan sekda.

Sebelumnya diberitakan, Bupati Jeneponto H Iksan Iskandar bersama istrinya terkonfirmasi positif Covid-19. Dia mengumumkan dirinya positif melalui video yang berurasi dua menit empat detik.

Video tersebut diunggah Kabag Humas dan Protokol Pemkab Jeneponto, Mustaufiq Patta pada beberapa grup WhatsApp.

Iksan Iskandar menjalani tes swab pada Minggu (13/9/2020) di rumah jabatannya.

"Pak Bupati tidak merasakan apa-apa. Ternyata hasil pemeriksaan menyatakan terkonfirmasi positif Covid-19," tuturnya.

Sementara Juru bicara Tim Gerak Cepat (TGC) Dinas Kesehatan Jeneponto, Suryaningrat mengatakan Bupati Jeneponto Iksan Iskandar dan istri menjalani karantina mandiri selama 14 hari.

"Beliau berdua masuk kategori Orang Tanpa Gejala (OTG). Mari kita doakan semoga beliau lekas pulih kembali dari virus Covid-19," katanya.

Penulis : Samsul Lallo
#iksan iskandar #jeneponto