Rabu, 19 Agustus 2020 13:25

Pinrang Mulai Uji COba Sekolah Tatap Muka

Fathul Khair Akmal
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Ilustrasi (ANTARA FOTO)
Ilustrasi (ANTARA FOTO)

Uji coba sekolah tatap muka dilakukan dengan disiplin menerapkan protokol kesehatan Covid-19.

RAKYATKU.COM, PINRANG - Pemerintah Kabupaten Pinrang mulai melakukan uji coba sekolah tatap muka, mulai TK, SD, SMP hingga SMA/sederajat.

“Hari ini kita mulai tahap ujicoba sekolah tatap muka,” sebut Jubir Satgas Covid-19 Kabupaten Pinrang, Dyah Puspita Dewi, Rabu (19/8/2020).

Dewi menjelasakan, uji coba sekolah tatap muka dilakukan dengan disiplin menerapkan protokol kesehatan Covid-19.

Baca Juga : Percaya Tidak Percaya, Orang Ini Telan Ponsel Nokia 3310

“Seperti pakai masker, jaga jarak, satu ruangan tidak boleh penuh. Ada saran cuci tangan dan pemeriksaan suhu tubuh, untuk teknisnya diatur oleh Dinas Pendidikan,” urai Kadis kesehatan Kabupaten Pinrang tersebut.

Darmin, Kabid Pendidikan Dasar Disdik Kabupaten Pinrang simulais sekolah tatap muka dimulai secara bertahap berdasarkan Surat Keputusan Bersama 4 Menteri tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran TA 2020/2021 pada Masa Pandemi COVID-19 dan petunjuk Bupati Pinrang, Irwan Hamid, berdasar pada situasi penyebaran virus corona di Kabupaten Pinrang yang masuk zona aman.

 

‘Tahap awal sekolah tatap muka ini diawali dengan simulasi tahap pertama dan kedua untuk melihat situasi dan perkembangannya, untuk kemudian dievaluasi apakah dilanjutkan atau tidak tergantung dari aman tidaknya situasi sekolah dari penyebaran COVID-19,”bebernya.

Baca Juga : Heboh, Dokter RSUD Masserempulu Enrekang Tidak Percaya COVID-19

Keputusan sekolah tatap muka ini kata Darmin melalui persetujuan para orang tua dengan menandatangani surat pernyataan bermaterai 6000 dan setiap sekokah dan siswa harus mematuhi protokol kesehatan. Demikian juga pembatasan pembelajaran dilakukan mulai dari membagi 2 siswa untuk belajar di Kelas, pembatasan waktu atau jam belajar hingga melarang siswa untuk berkerumun dan jajan diluar.

Sponsored by MGID

”Ada pembatasan yang ketat, siswa akan selang-seling masuk sekolah, makan bekal di dalam kelas hingga dilarang untuk berkerumun,” ujarnya.

Sponsored by advertnative
 
Penulis : Hasrul Nawir
#viral #Unik #aneh