Kamis, 13 Agustus 2020 19:31

Kecam Cawapres Kamala Harris, Donald Trump: Paling Kejam, Paling Buruk, Paling Tidak Hormat

Nur Hidayat Said
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Donald Trump. (Foto: AP Photo)
Donald Trump. (Foto: AP Photo)

Setelah pemilihan Kamala Harris diumumkan, Donald Trump mengatakan terkejut Harris menjadi pilihan Joe Biden untuk wakil presiden dan menyebut pencalonan presiden Harris sebagai kegagalan.

RAKYATKU.COM - Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, menyebut Senator Kamala Harris, calon wakil presiden dari Partai Demokrat, yang dipilih Joe Biden, sebagai "lawan yang diimpikan semua orang".

"Kamala Harris memulai pencalonannya dengan kuat pada pemilu pendahuluan Partai Demokrat, namun berakhir lemah, dan akhirnya mundur dari persaingan calon Presiden hampir tanpa dukungan," kata Trump di Twitter.

Setelah pemilihan Harris diumumkan Selasa (11/8/2020), Trump mengatakan terkejut Harris menjadi pilihan Biden untuk wakil presiden dan menyebut pencalonan presiden Harris sebagai kegagalan.

Baca Juga : 

"Saya lebih terkejut lagi karena kinerjanya buruk dalam pemilihan pendahuluan," kata Trump dalam konferensi pers di Gedung Putih.

Trump menuduh Harris "sangat kasar" kepada calon hakim Mahkamah Agung Brett Kavanaugh, saat Harris menanyai Kavanaugh mengenai tuduhan pelanggaran seksual dalam sidang konfirmasi 2018.

"Menurut saya dia yang paling kejam, paling buruk, paling tidak hormat dibandingkan siapa pun di Senat AS," katanya.

Senator dari negara bagian California, Kamala Harris dipilih sebagai calon wakil presiden AS mendampingi Capres Joe Biden.

Trump juga menuduh Harris sebagai "sangat, sangat kasar" dan "sangat tidak hormat" kepada Biden dalam debat utama Partai Demokrat tahun lalu dan menggambarkannya sebagai tokoh yang beraliran paling kiri, dan menyebutnya "orang paling liberal di Senat AS."

Kecaman tajam Trump terhadap Harris tidak berbeda dengan kecamannya terhadap Hillary Clinton, perempuan pertama yang mencalonkan diri sebagai presiden dalam pemilu 2016.
Trump menyebut Clinton "jahat" selama kampanye dan me-retweet pos awal tahun ini yang menyebut Clinton sebagai "penipu".

Sumber: VOA Indonesia

#Donald Trump #Pilpres AS #Kamala Harris