Jumat, 07 Agustus 2020 19:02

Pj Wali Kota Makassar: Wahana Permainan dan Bioskop Belum Bisa Buka

Nur Hidayat Said
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Pj Wali Kota Makassar, Rudy Djamaluddin.
Pj Wali Kota Makassar, Rudy Djamaluddin.

Mal juga mulai diberikan izin beroperasi, tetapi tetap mengacu pada protokol kesehatan. Namun, untuk sejumlah tenant di dalam mal belum seutuhnya dibuka. Wahana permainan dan bioskop misalnya.

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Penjabat Wali Kota Makassar, Rudy Djamaluddin, memberikan penekanan agar wahana bermain anak serta bioskop belum bisa di operasikan.

Hal ini ditegaskannya saat menerima kunjungan PT Kalla Inti Karsa di rumah jabatan Wali Kota Makassar, Jumat (7/8/2020).

Rudy mengatakan, pada masa pandemi ini, perputaran ekonomi perlahan akan dibenahi. Olehnya itu, pertokoan dan sejumlah pelaku usaha lainnya sudah mulai dibuka.

Baca Juga : 

Mal juga mulai diberikan izin beroperasi, tetapi tetap mengacu pada protokol kesehatan. Namun, untuk sejumlah tenant di dalam mal belum seutuhnya dibuka. Wahana permainan dan bioskop misalnya.

"Perlahan kita benahi ekonomi yang sempat terpuruk. Pelaku usaha diberikan izin buka kembali dengan catatan perhatikan aturan kesehatan. Mal juga sudah di buka, tapi khusus wahana permainan anak dan bioskop sabar dulu, tunggu suasana kondusif," bebernya.

Dia menambahkan, jika wahana permainan anak dan bioskop dipaksakan buka di masa sekarang, maka kemungkinan penyebaran Covid-19 bisa saja akan meningkat.

"Jangan dipaksakan dululah. Kita liat situasinya apakah sudah memungkinkan baru kita buka. Riskan di saat sekarang, apalagi anak-anak yang aktif. Ini sangat rentan, dan orang tua yang cerdas juga tidak akan mengajak anaknya bermain di mal dulu. Sama halnya dengan bioskop. Tidak ada jaminan jaga jarak tetap dilaksanakan ketika lampu sudah padam," ujarnya.

Sementara itu, Ricky Theodores selaku Direktur Operasional PT Kalla Inti Karsa menuturkan pihaknya akan mengikuti imbauan pemerintah dan menjalankan usaha sesuai dengan prosedur kesehatan.

"Kami memahami kecemasan pemerintah dan saya rasa ini akan menjadi catatan agar kami lebih peduli lagi dengan keadaan mal. Protokol kesehatan makin ditingkatkan. Kalau kecolongan tentu akan berdampak ke manajemen juga," katanya.

Penulis : Yuniastika Datu
#pemkot makassar #PT Kalla Inti Karsa